Menyemut, Warga Antusias Sambut 'Asian African Parade'

Menyemut, Warga Antusias Sambut 'Asian African Parade'

Warga Antusias Sambut 'Asian African Parade'.(Net)

Bandung - Dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA). Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat menggelar Asian African Parade digelar di Jalan Asia Afrika Kota Bandung.  Kegiatan itu pun menjadi hiburan bagi warga Bandung dan sekitarnya dalam mengisi liburan akhir pekan.

Sejak pukul 06.00 WIB, Sabtu (25/4) warga memadati pinggir kiri kanan Jalan Asia Afrika. Mereka menantikan momen parade yang dibuka Walikota Bandung Ridwan Kamil. Warga mengabadikan momen dengan berfoto di sekitar area tersebut. Anggota Pramuka, Paskibra, dan aparat berjajar rapi mempersiapkan parade.
 
Di beberapa tempat bersejarah, seperti Gedung Merdeka, Museum Asia-Afrika dan Hotel Savoy Homann, tampak warga berrkerumun dan berfoto ria. Jalan Asia Afrika memang ditutup agar kendaraan bermotor tidak bisa melintas, sehingga warga Bandung bisa leluasa menikmati suasana sambil berjalan kaki. 
 
Mereka berjalan dari ujung Jalan Asia Afrika (simpang lima) sampai Alun-alun. Sementara itu, warga Bandung yang datang pun mengenakan pakaian beragam, mulai pakaian casual, pakaian santai sehari-hari, maupun mengenakan baju pramuka. 
 
Banyak juga warga yang mengenakan pakaian sporty sambil naik sepeda. Asian-African Parade sendiri termasuk dalam rangkaian acara Asian African Carnival dari tanggal 21-26 April 2015. Pada Asian-African Parade 25 April 2015, akan dimeriahkan dengan pawai musik perkusi dan kostum dari negara-negara peserta KAA di Jalan Asia-Afrika. 
 
Asian-African Parade mengundang 50 negara dan 20 daerah di Indonesia. Terdapat 17 negara yang telah memastikan berpatisipasi, seperti India, Afganistan, Iran, Myanmar, Sri Lanka, Korea Selatan, Cina, dan Jepang.   
 
Asian-African Parade sendiri termasuk dalam rangkaian acara Asian African Carnival dari tanggal 21-26 April 2015. Pada Asian-African Parade 25 April 2015, akan dimeriahkan dengan pawai musik perkusi dan kostum dari negara-negara peserta KAA di Jalan Asia-Afrika. 
 
Asian-African Parade mengundang 50 negara dan 20 daerah di Indonesia. Terdapat 17 negara yang telah memastikan berpatisipasi, seperti India, Afganistan, Iran, Myanmar, Sri Lanka, Korea Selatan, Cina, dan Jepang. Asian-African Parade sendiri berbentuk parade, yaitu parade kostum dan parade bunyi-bunyian dari alat-alat musik perkusi. Tiap budaya negara-negara peserta akan membunyikan alat musiknya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:kaa,