Polda Sulsel Kirim Ambo Uce dan Ustadz Basri ke Jakarta

Polda Sulsel Kirim Ambo Uce dan Ustadz Basri ke Jakarta

Ilustrasi.(Foto:Net)

Makassar - Dua terduga teroris Sulsel diterbangkan ke Jakarta yang rencananya akan berangkat pukul 15.00, Wita. Keduanya, Ambo Uce yang ditangkap di Wajo dan Ustad Basri, pimpinan Pesanten Tahfidzul Quran di Sudiang.
 
Kedua terduga teroris itu akan diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air dari bandara internasional Sultan Hasanuddin tujuan Jakarta, dengan nomor penerbangan Jt 779. Keduanya dikawal oleh sebanyak 17 anggota Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror Mabes Polri.
 
Kepala Seksi Penerangan Umum (Penum) Polda Sulselbar, AKBP Andi Masmini membenarkan, tentang rencana pengiriman dua terduga teroris itu ke Jakarta. Meski begitu, dia enggan menjelaskan secara rinci pemberangkatan, karena pihak Densus yang tahu masalah teroris.
 
"Kami tidak bisa menjelaskan. Kapolda Sulselbar Irjen Pol Anton Setiadji yang bisa memberikan keterangan," kata Andi Masmini, Sabtu (26/4/2015).
 
Terduga teroris Ambo Uce dibekuk Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Bulutironge, Kecamatan Pitumpanua Siwa, Kabupaten Wajo, Selasa 21 April. Densus mengendus terduga jaringan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Daeng Koro dan Santoso di Poso yang melarikan diri. Hasil interogasi, Ambo Uce terlibat pembunuhan dua anggota Polres Poso Aiptu Sudirman, dan Brigadir Andi sapa di Tamanjeka Poso‎.
Sementara itu, terduga teroris Ustadz Basri Pimpinan Pondok Pesantren Tanfizul Qur'an yang beralamatkan di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88, Jumat (24/4).
 
Penangkapan anggota Densus 88 Mabes Polri berjumlahkan 12 orang menggunakan dua unit mobil melakukan penghadangan ke Ustadz Basri, saat berbelanja sayuran di pasar tak jauh dari pesantrennya tepatnya di depan Apotik Bungadia blok A No. 29 BTN Hartaco Indah, Jalan Manuruki.
 
Keterlibatannya selain menampung para terduga teroris yang pernah ditangkap, dia juga perencana pengemboman kantor Gubernur Sulsel 2012. Selain itu, dia juga telah membuat kelompok diduga ISIS. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,