Pelayan Masyarakat "PR" Besar Otda

Pelayan Masyarakat

Ilustrasi

Bandung – Otonomi daerah dewasa ini menghadapi tantangan tidak hanya keanekaragaman di tingkat lokal, regional, dan nasional, dalam hal ini otonomi daerah dituntut untuk menumbuhkan kemandirian penyelenggaraan tata kelola pemerintahan daerah yang aspiratif, transparan, dan akuntabel.  

Hal tersebut diungkapkan PLH Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung Senin (27/4/2015),

Menurutnya saat ini terdapat 542 daerah otonom yang terdiri dari 34 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota di Jawa Barat. 

“Jumlah yang masif ini di satu sisi memerlukan berbagai pengaturan yang bersifat generik untuk menjamin sinergitas perencanaan dan pembangunan secara nasional, termasuk dalam menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” bebernya.
 
Selain itu dirinya menambahkan, keterjangkauan pelayanan kepada masyarakat merupakan suatu tantangan besar di negara ini. Sehingga kata Iwa perhatian terhadap penataan daerah difokuskan pada daerah-daerah terpencil, pulau-pulau terluar, daerah rawan bencana dan daerah rawan konflik agar menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru. 

“Bagi daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak di tahun 2015 untuk mempersiapkan dengan sebaik-baiknya terkait dengan penyediaan pendanaan, keamanan, ketertiban, dan netralitas PNS, sehingga pemilihan kepala daerah dan wakil daerah secara serentak dapat berjalan secara demokratis, lancar, tertib, dan aman,” pungkasnya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,