Dinas Pertamanan Segera Tanggapi Tanaman Rusak

Dinas Pertamanan Segera Tanggapi Tanaman Rusak

Sejumlah tanaman dan fasilitas umum rusak setelah KAA digelar.(Net)

Bandung - Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Arief Prasetya mengaku heran atas patahnya kursi piknik table, yang berada di Jalan Cikapundung Timur Kota Bandung. Padahal menurutnya, untuk menggeser kursi tersebut dibutuhkan tenaga enam orang. "Saya juga heran kursi itu bisa patah," kata Arief melalui sambungan telepon selulernya, Senin (27/4/2015).

Menurut Arief, kursi picnic table merupakan salah satu fasilitas yang mengalami kerusakan pasca puncak perayaan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 pada 24 April 2015. Tercatat kerusakan pun terjadi pada tanaman, pot-pot besar dan tiga kursi lainnya yang saat ini berjejer di sepanjang Jalan Asia Afrika.

"Ada sekitar 20 pot besar di mana semua tanamannya rusak, kalau pot-nya tidak apa-apa. Untuk kursi selain kursi picnic table, ada tiga kursi lainnya yang mengalami kerusakan dan itu semua di tempat berbeda. Kerusakannya sama, mengalami patah," ungkapnya

Setelah mendapat laporan, pihaknya mengaku langsung melakukan perbaikan di mana kursi telah diganti dengan kursi cadangan. Akan tetapi untuk tanaman rusak, pemerintah akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pemberi hibah. "Kalau pemberi hibah tidak mau menanggung, kita harus menunggu dari dana APBD perubahan," ujarnya.

Supaya kejadian tersebut tak lagi terulang, sementara ini pihaknya meminta kepada manajemen kantor, hotel dan bank yang berada di kawasan Asia Afrika turut menjaga dan mengawasi. Hal tersebut akan dikoordinasikan bersama aparat kewilayahan.

"Sementara ini, kami sambil menunggu dana yang dianggarkan. Kalau sudah oke, nantinya akan di tempatkan park ranger untuk mengawasi, menjaga dan merawat tanaman," jelasnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,