Bernostalgia, Museum KAA Gelar Jamuan Teh Petang

Bernostalgia, Museum KAA Gelar Jamuan Teh Petang

Museum KAA Gelar Jamuan Teh Petang.(Putri)

Bandung - Masih dalam rangkaian peringatan 60 tahun KAA, Museum KAA menggelar Jamuan Teh Petang bersama saksi sejarah KAA. Dalam acara itu, turut hadir dua sejarawan JJ Rizal dan Asep Khambali, yang akan mengupas sejarah KAA. Acara ini dilaksanakan di Ruang Utama Gedung Merdeka, Museum KAA pukul 13.00-16.00 WIB Jalan Asia Afrika No. 65 Bandung.
 
"Acara ini sebenarnya nostalgia bersama para saksi sejarah dan keluarga tokoh KAA. Kisah mereka jadi keteladanan buat generasi muda kini. Sebab, acara ini juga dihadiri ratusan anggota relawan sahabat museum KAA. Bincang-bincang itu didampingi sejarawan Asep Khambali," ujar Kepala Museum KAA, Thomas A Siregar, Selasa (28/04/2015).
 
Thomas melanjutkan, dalam acara itu Museum KAA akan meluncurkan buku ' Warna- Warni KAA 1955 Jilid ke 2' . Buku itu melengkapi jilid pertama yang sebelumnya telah diterbitkan museum KAA pada peringatan 59 Tahun KAA. Dalam buku itu, kisah-kisah menarik dari para saksi sejarah KAA makin diperkaya.
 
"Seperti di tahun sebelumnya Ras Muhammad akan tampil lagi membawakan lagu-lagu reggae bernapas perjuangan Asia Afrika. Di antaranya lagu Emansipasi Asia Afrika, yang mengisahkan dampak KAA terhadap dunia," papar Thomas.
 
Dalan kesempatan itu, museum KAA juga menghadirkan profil PM Ali Sastroamidjojo (Pak Ali). Sosok Pak Ali dikupas sebagai sumber inspirasi bagi generasi muda. Sebab, saat ini Pak Ali sedang diperjuangjan menjadi Pahlawan Nasional.(Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:kaa,