Jaringan Prostitusi Online di Bandung Digulung Polisi

Jaringan Prostitusi Online di Bandung Digulung Polisi

para tersangka praktek prostitusi diringkus polisi, Mapolrestabes Jalan Jawa Kota Bandung Kamis sore (29/4/2015).

Bandung - Kepolisian Polrestabes Bandung melalui Timsus Reskrim Polsek Cinambo berhasil mengungkap praktik prostitusi online, dengan menggunakan aplikasi BBM dan Tagged, Selasa (28/4/2015) malam. Tiga orang mucikari berinisial A,R,I terbukti melakukan transaksi perbuatan cabul dengan memasarkan wanita (PSK) kepada pria hidung belang.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Ngajib mengatakan, cara memasarkan PSK tersebut dengan memasang foto di group BBM atau Tagged, dan bila konsumennya berminat langsung nego dan memberikan DP.

"Mereka menggunakan media elektronik untuk memasarkan para perempuan kepada lelaki hidung belang. Foto perempuan itu dimuat di dalam grup Black Berry Messenger (BBM), lengkap dengan tarifnya untuk memudahkan para pelanggan," ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung, Kamis (29/4/2015) sore.

Dirinya menjelaskan, ada sekitar 50 psk yang dimiliki ketiga mucikari tersebut, Mereka berasal dari beberapa tempat seperti Indramayu, Jakarta, Bandung, dan Sumedang. "Sekali kencan singkat (short time) dipasang tarif satu setengah juta sampai dua juta rupiah. Sedangkan untuk long time bisa mencapai lima juta rupiah, tergantung spek wanitanya," bebernya.

Dalam gelar perkara kasus itu beberapa barang bukti yang diamankan pihak kepolisian, yaitu selembar struk bukti transfer BCA sebesar Rp 300.000 atas nama M. Juli, satu unit tablet Samsung, 4 unit Blackberry, dan sejumlah uang tunai pecahan 00.000 rupiah dan 50.000an senilai 1.200.000 rupiah.

Atas perbuatannya ketiga tersangka mucikari itu dijerat Pasal 45 ayat 1 tahun 2008, tentang Undang Undang ITE dengan hukuman 6 tahun penjara. Serta Pasal 296 KUHPidana, tentang mucikari dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,