Mahasiswa Asia Afrika Hadiri Festival Budaya masyarakat Adat Jabar

Mahasiswa Asia Afrika Hadiri Festival Budaya masyarakat Adat Jabar

Berbagai kesenian asli dari kampung adat di Jawa Barat ditampilkan menyambut para mahasiswa negara anggota KAA. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Festival Budaya Masyarakat Adat Jawa Barat ke-2 yang digelar di Alam Santosa, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung dihadiri ratusan mahasiswa asing dari negara Asia Afrika. Kehadiran mereka disambut langsung oleh berbagai kesenian tradisional Sunda seperti angklung, kuda renggong, bebegig, dan beberapa tarian khas Sunda.

 

Menurut Penanggung Jawab Festival Budaya Masyarakat Adat Jawa Barat ke 2, Eka, pihaknya memang sengaja mendatangkan para mahasiswa asal negara Asia Afrika dengan disambut berbagai kesenian tradisional khas Jawa Barat.

 

“Ini sebagai ajang promosi dan mengenalkan kesenian khas Sunda ke para mahasiswa asing agar lebih dekat dengan Jawa Barat. Ada 17 kelompok seni budaya Sunda yang tampil menyambut para mahasiswa asing di sini,” ungkap Eka di acara Festival Budaya Masyarakat Adat Jawa Barat ke-2 yang digelar di Alam Santosa, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (02/05/2015).

 

Selain itu, kata Eka, para mahasiswa juga akan menyaksikan pertunjukan beberapa kesenian buhun dari kampung adat Sunda seperti Jipeng dari Kabupaten Sukabumi.

 

“Selain itu juga akan ditampilkan seni Tarawangsa dari Kabupaten Sumedang, dan Terbang Sejak dari kampung adat Sanaga, Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.

 

Festival Budaya Masyarakat Adat Jawa Barat atau lebih popular disebut Pinton Ajen Karancagean kali ini ditonton lebih dari 2.000 orang. Selain berbagai kesenian di acara ini juga digelar tradisi ngukus, dan kawin cai atau Patali Banyu.  (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,