Burgerkill dan Jasad Tutup Rangkaian Peringatan KAA

Burgerkill dan Jasad Tutup Rangkaian Peringatan KAA

pecinta musik metal hadiri acara metalhead solidarity

Bandung- Band asal Bandung, Burgerkill dan Jasad meramaikan kawasan Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana dalam acara penutupan peringatan ke 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Ratusan orang penikmat musik cadas pun memadati kawasan Balai Kota meski hujan mengguyur Kota Bandung, Sabtu (2/5/2015) sore.

Ratusan orang yang tergabung dalam komunitas Begundal Hell, komunitas fans fanatik dari Burgerkill begitu bersemangat ketika band pelantun lagu "Atur Aku" naik ke atas panggung. Begitu pun ketika band cadas lainnya yakni Jasad membawakan lagu 'Siliwangi' disambut antusias oleh penonton sambil berjoget.

Selain Burgerkill dan Jasad, nampak juga Risa Saraswati dan vokalis The Panasdalam, Pidi Baiq yang membacakan sebuah puisi tentang Bandung serta sebuah lagu. Selain itu, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun turut naik ke atas panggung dan membacakan puisi mengenai Kota Bandung diiringi petikan gitar instrumental. 

Di acara tersebut, Emil menyampaikan pesan kepada penonton untuk turut menjaga keindahan dan keamanan Kota Bandung, terutama kawasan Gedung Merdeka yang meliputi Jalan Asia Afrika, Jalan Braga Pendek dan Jalan Cikapundung Timur setelah berubah total usai penyambutan KAA bulan lalu.

"Bandung itu terbuat dari solidaritas dan kebahagiaan. Maka mari kita jaga Kota Bandung dengan penuh cinta," ujar Emil saat berada di atas panggung.

Acara yang berlangsung sejak pukul 16.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB ditutup dengan lagu Halo-Halo Bandung versi metal. Emil pun turut bernyanyi bersama musisi metal lainnya. Acara tersebut merupakan penutupan rangkaian acara ke-60 yang dimiliki Pemkot Bandung dalam menyemarakkan peringatan KAA.

Di samping itu, Emil pun berjanji akan memfasilitasi pecinta musik cadas untuk menggelar pentas musik di Balai Kota Bandung setiap akhir pekan. Apalagi, sejak era GOR Saparua tidak diperbolehkan lagi untuk digunakan pentas musik cadas, hingga kini jarang sekali event-event yang menampilkan musik aliran metal di Kota Bandung.

"Tiap minggu, silahkan ada acara seperti ini di sini (Balkot). Karena ini merupakan fasilitas warga Bandung, uangnya warga Bandung. Jadi silahkan pergunakan fasilitas ini dengan baik. Tapi, saya lihat dulu hasil dari hari ini. Kalau semua aman, termasuk taman-taman tidak ada yang rusak. Silahkan tiap minggu adain acara di sini," pungkas Emil. (AY)

.

Categories:Musik,
Tags:,