Gubernur Tantang Mahasiswa dan Dosen UPI agar Tak Merokok

Gubernur Tantang Mahasiswa dan Dosen UPI agar Tak Merokok

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher menantang seluruh mahasiswa dan dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk tidak merokok.

"Kita ingin keteladanan dari para guru dan para pendidikan, mana mungkin kita ingin meminta kepada pelajar tentang hidup sehat tapi pendidiknya masih merokok," kata Aher usai meresmikan Museum Pendidikan Nasional UPI Bandung, Sabtu (2/5/2015).

Ia berharap, komitmen para mahasiswa dan dosen UPI Bandung untuk tidak merokok tersebut bisa menjadi kesadaran mendasar dari mereka bahwa tenaga pendidikan adalah contoh utama dihadapan para siswanya.

"Tadi ketika saya di depan saat sambutan peresmian pembukaan, masih ada tertawanya. Ini pertanda masih ada pelanggaran di lapangan, mudah-mudahan ke depan bisa berhenti merokok semuanya," kata dia.

Ketika ditanyakan apakah perlu ada aturan resmi bagi para dosen dan mahasiswa UPI agar berhenti merokok, ia akan mempertimbangkan hal tersebut.

"Ke depan akan kita tata dengan baik, supaya lingkungan pendidikan itu adalah lingkungan yang bersih, termasuk bersih dari sisi kesehatan fisik, kesehatan dan pikiran serta nurani yang kotor," kata dia.

"Perang" terhadap bahaya rokok juga pernah dilontarkan oleh orang nomor satu di Jawa Barat ini saat menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Wilayah dan Tingkat Provinsi Jawa Barat 2014 di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, beberapa waktu lalu.

Ia melarang kepala sekolah merokok di sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap Program Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS.

"Selain itu, saya menilai orang yang merokok adalah orang yang mengkhianati ilmunya," katanya.

Menurut dia, di lingkungan sekolah, sosok kepala sekolah dan guru-guru menjadi salah satu panutan bagi muridnya. "Kalau di rumah masing-masing dia (kepsek/guru), merokok silakan saja. Tapi, kemudian di depan murid, kemudian mengkampanyekan PHBS itu kan bertentangan," kata dia.

Ia menyebutkan, menurut UNESCO, pendidikan itu berpengaruh 94 persen pada kesehatan. Oleh karena itu, pihaknya mendukung hidup sehat dan bersih karena hidup sehat merupakan ciri orang yang berpendidikan. (AY)

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,