25 Tahun Menanti, Kerajaan Inggris Lahirkan Seorang Putri

25 Tahun Menanti, Kerajaan Inggris Lahirkan Seorang Putri

25 Tahun Menanti, Kerajaan Inggris Lahirkan Seorang Putri

London - Tak disangkal lagi, kelahiran anak kedua Kate Middleton dan Pangeran William yang berjenis kelamin perempuan, Sabtu pukul 11.00 siang waktu London atau sore hari WIB, telah dinanti Kerajaan Inggris sejak 25 tahun. 
 
Dilansir situs Telegraph, Sabtu (2/5/2015), ya pada 25 tahun lalu tepatnya tahun 1990, lahir Putri Eugenie yang diiikuti kelahiran Lady Louise Windsor dan Mia Tindal. Paling tidak, lima ahli membantu proses melahirkan Kate Middleton di Lindo Wing of St Mary's Hospital.

Atas kelahiran seorang bayi perempuan tersebut, keluarga Istana pun menyambut baik. Publik kini menanti nama untuk si bayi cantik itu. Jika sang kakak lelakinya yang lahir pada 22 Juli 2013 dinamai Pangeran George Louis Alexander, lalu apa nama yang akan dipakai Kate dan William untuk putri cantiknya ini?
 
Tak pelak, pihak Kerajaan Kesington mengumumkan, anak kedu Kate Meddleton dan Pangeran William memiliki berat 8 lbs 3O z atau 3,7 kilogram.

Sementara Daily Mail melaporkan, lima jam sebelum melahirkan anak keduanya, pihak kerajaan meminta Rumah Sakit Lindo Wing of St Mary's Hospital di Paddington untuk disetrilkan.

Melalui akun Twitter @KensitonRoyal, pihak Kerajaan memberitahu bagaimana proses kelahiran anak kedua Kate dan William ini. Awalnya istri Pangeran William ini diprediksi melahirkan untuk kedua kalinya di Lindo Wing of St Mary's Hospital pada 30 April 2015. 
 
Namun hingga tanggal tersebut, belum ada tanda-tanda Kate Middleton akan melahirkan. Untuk itu, dokter di sana kembali memprediksi Kate melahirkan paling lambat 5 Mei 2015 namun pada 2 Mei 2015 si bayi sudah muncul.

Anak kedua Kate Middleton dan Pangeran William ini berjarak 2 tahun dari anak pertamanya Pangeran George Louis Alexander. Anak pertamanya itu lahir pada Senin 22 Juli 2013 pukul 04:24 waktu setempat di Ruang Lindo Wing rumah sakit St Mary's. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,