5 Tewas, Feri Pembawa TKI Karam di Malaysia

5 Tewas, Feri Pembawa TKI Karam di Malaysia

5 Tewas, Feri Pembawa TKI Karam di Malaysia ilustrasi

Jakarta - Kapal feri kecil yang mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia menuju ke Tanah Air karam di Negeri Jiran, Selasa dinihari. Kapal itu dilaporkan tengah bersandar di Perairan Bandar Penawar Kota Tinggi, Johor Bahru.

Berdasarkan keterangan dari Koordinator Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru, Sri Nirmala, Rabu (15/10) keseluruhan ada sekitar 39 WNI yang akan naik ke kapal. Namun, saat menaiki kapal yang berada di tengah perairan, ombak tinggi menerjang kapal.

"Kapal tidak resmi itupun tentunya tidak bersandar di dermaga, sehingga para penumpang naik agak ke tengah. Saat itu, air sedang pasang dan ombak tinggi. Tiba-tiba ombak menghantam kapal, sehingga karam," ujar Nirmala.

Meenurutnya, berdasarkan ketterangan TKI yang belum naik ke kapal, di dalam kapal itu sudah ada sekitar 19 TKI. Sembilan warga Indonesia diperkirakan selamat, sedangkan  5 tewas, dan sekitar 10 orang diperkirakan hilang.

"Dari 5 orang yang tewas, seorang berhasil diidentifikasi. Namun, untuk identitasnya, kami masih harus memastikan ke tetangga korban. Sisanya masih terus diselidiki identitasnya," katanya.

Mereka yang selamat, lanjut Nirmala kini dirawat di Rumah Sakit Kota Tinggi. Sementara, TKI yang belum sempat naik ke kapal, langsung ditangkap Polisi Diraja Malaysia. Jika di antara TKI itu tidak ada yang menjadi calo atau pemilik kapal, mereka akan dibui selama 3 hingga 6 bulan lalu dideportasi.

Mengenai penyebab seringnya kejadian serupa berlangsung, Nirmala menjelaskan lantaran para TKI yang menggunakan jalur laut tidak resmi, juga bekerja secara ilegal di Malaysia. "Biasanya mereka memiliki pemikiran jika sekali berhasil lolos dari pengawasan petugas, dia akan kembali datang melalui cara tidak resmi. Makanya, mereka biasanya menumpang kapal pada dinihari," ujarnya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:kecelakaan,