Transaksi di Pasar Baru Gunakan Ringgit?

Transaksi di Pasar Baru Gunakan Ringgit?

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat sempat mengungkapkan rumor penggunaan mata uang ringgit dalam transaksi jual beli di Pasar Baru. Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Bandung menyatakan telah melakukan kerjasama dengan PD Pasar Bermatabat Kota Bandung.

"Kita lakukan imbauan melalui PD Pasar Jaya," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota, Senin (4/5/2015).

Ridwan menyatakan, imbauan tersebut  dilakukan untuk mencegah adanya penggunaan mata uang asing pada transaksi jual-beli dalam negeri, khususnya Pasar Baru karena kawasan ini menjadi destinsi belanja favorit bagi turis asing. Ridwan menyatakan sudah seharusnya mata uang rupiah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Sebelumnya, dalam momen Penandatanganan Pokok-Pokok Kesepahaman (PPK) antara Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat dan Polda Jawa Barat, Kepala KPw BI Jabar Rosmaya Hadi membahas indikasi penggunaan ringgit Malaysia dalam transaksi jual-beli di Pasar Baru Bandung.

Yang dinilai sebagai penyebab digunakannya mata uang asing sebagai alat transaksi dalam negeri, ialah terbatasnya akses bagi turis terhadap Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA).

 Untuk itu, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat juga telah menyiapkan lima bank KUPVA dan satu non bank KUPVA di kawasan Pasar Baru. Didirikannya KUPVA tersebut dimaksudkan untuk memudahkan turis yang datang berwisata belanja di Pasar Baru menukarkan mata uangnya dengan rupiah sebelum belanja.

"Buka sampai pasar tutup," jelas Rosmaya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas menjelaskan penggunaan rupiah saat transaksi dalam negeri, merupakan keharusan yang telah diatur dalam undang-undang. Penggunaan mata uang asing hanya diperbolehkan untuk beberapa pengecualian yang juga diatur dalam undang-undang, salah satunya transaksi antar negara.(AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,