Afrika Ibarat Gadis Cantik yang Menggoda

Afrika Ibarat Gadis Cantik yang Menggoda

Afrika Ibarat Gadis Cantik yang Menggoda

Jakarta  - Para duta besar negara Afrika mengatakan negaranya merupakan tempat yang aman dan potensial bagi Indonesia, untuk mengadakan kerja sama ekonomi dan investasi jangka panjang. "Ini waktunya bagi Afrika menunjukkan kepada Asia khususnya Asia Tenggara, terbuka untuk bisnis dan investasi," kata Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Pakamisa Augustine Sifuba, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (15/10).

Sifuba yang hadir pada seminar bertajuk Africa Rising digelar Kementerian Luar Negeri Indonesia
mengatakan, masa kelam Afrika telah berakhir dan kini sudah mengalami kemajuan di bidang proses demokratisasi, penegakan HAM, keamanan dan sistem pemerintahan yang baik.

Berdasarkan data IMF, terdapat enam negara Afrika yang tingkat pertumbuhan ekonominya tertinggi di dunia. Antara lain Sudan Selatan (27,06 persen), Sierra Leone (20,12 persen), Ethiopia (9,6 persen), Pantai Gading (8,7 persen), Liberia (8,6 persen), dan Republik Kongo (8,5 persen).

Sementara Duta Besar Nigeria untuk Indonesia, Muhammad Lawal Sulaiman mengatakan, awal tahun 2000 Afrika dipandang sebagai benua yang tidak memiliki banyak potensi. Namun pada 2012 beberapa negara di Afrika mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik.

"Pada 2012, investor berdatangan ke Kota Logos dan Nairobi di Nigeria. Ini membuktikan, Afrika bukan lagi tempatnya perang melainkan terbuka untuk investasi dan berbagai sektor bisnis pertanian dan pariwisata," katanya.

Sulaiman menyatakan, saat ini Afrika bisa menyamai negara di Asia Tenggara yang menjadi pasar potensial untuk kerja sama. Misalnya di bidang pertanian, perkebunan, pertambangan, industri kimia, industri listrik, tempat mengembangkan energi terbarukan, dan bisnis pariwisata.

Ia menjelaskan, Nigeria adalah negara tujuan para investor Indonesia karena saat ini terdapat sejumlah perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Nigeria. "Pada 2011 nilai perdagangan Nigeria-Indonesia mencapai 2 miliar dolar AS, dan pada 2013 mencapai 3 miliar dolar AS," katanya.

Menurut data Kementerian Luar Negeri, total nilai perdagangan Indonesia-Afrika pada 2013 sebanyak 11,03 miliar dolar AS, meningkat dua kali lipat dari 2009 sebesar 5,13 miliar dolar Amerika Serikat. 

Duta besar Sudan untuk Indonesia, Abd Al Rahim Al Siddig, berharap kerja sama antara Indonesia dengan sejumlah negara Afrika di berbagai bidang akan meningkat di masa mendatang. Sebab hubungan politik antara Indonesia dengan negara-negara Afrika sudah terjalin sangat baik.(Jr.)**

.

Categories:Wisata,
Tags:wisata,