Kemunculan “Atlet Siluman” di Porda Diantisipasi

Kemunculan “Atlet Siluman” di Porda Diantisipasi

Kemunculan “Atlet Siluman” di Porda Diantisipasi

Bandung - Tim Keabsahan Atlet Porda Jabar 2014 melakukan antisipasi munculnya “atlet siluman" atau atlet provinsi lain yang tiba-tiba muncul dan bertanding di pesta olahraga daerah tingkat Jawa Barat yang akan digelar di Kabupaten Bekasi, 13-23 Oktober 2014.

"Sejauh ini belum ditemukan adanya atlet daerah lain yang tiba-tiba muncul atau didaftarkan oleh peserta Porda Jabar. Kami deteksi terus," kata Wakil Ketua III Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jabar yang juga tim keabsahan atlet Porda Jabar 2014 Ucup Yusuf di Bandung, Kamis (16/10/2014).

Menurut Ucup, tim keabsahan atlet terus bekerja melakukan pendataan dan verifikasi atlet-atlet yang didaftarkan oleh KONI kabupaten/kota di Jabar untuk Porda.

Ia menyebutkan, tim keabsahan akan melakukan rapat pada akhir pekan ini untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terakhir terkait keabsahan atlet, sehingga tidak muncul kasus atlet "siluman" di ajang Porda.

"Ketentuan bila ada mutasi atlet dilakukan setahun sebelum pelaksanaan Porda, mereka wajib ikut babak prakualifikasi. Namun kami antisipasi bila ada atlet daerah lain yang tiba-tiba masuk dan ikut Porda," katanya.

Ketika ditanya batas akhir atau penetapan pengesahan atlet, menurut Ucup pekan depan ditargetkan tim keabsahan atlet sudah tuntas.

"Pekan depan ditargetkan sudah disahkan. Kami tetap antisipasi ada masalah dalam pengesahan atlet. Lebih baik diselesaikan dari sekarang daripada di lokasi pertandingan," kata Ucup Yusuf.

Bila ditemukan adanya atlet provinsi lain yang tiba-tiba muncul memperkuat secara tidak sah di ajang Porda, maka sanksinya jelas. Pendeteksian tak hanya bagi atlet yang turun pada nomor individual namun juga pada nomor pertandingan beregu.

"Saya kira terkait atlet tidak akan terjadi kasus atlet seperti itu, masing-masing daerah saling mengamati kekuatan lawan masing-masing. Sejauh ini tidak ada masalah dalam keabsahan atlet," kata Ucup Yusuf menambahkan.

Sementara itu beberapa cabang olahraga berinisiatif menggelar Kejuaraan Pra Porda seperti bola basket dan bola voli yang diikuti oleh daerah yang lolos ke ajang Porda. Langkah itu salah satu upaya cabang olahraga untuk melakukan verifikasi atlet.

Ketua Harian pengda PBVSI Jabar Yamin Nuriman menyebutkan, pihaknya sudah melakukan verifikasi atlet tim voli yang akan berlaga di Porda 2014. Pihaknya menemukan ada satu nama pemain yang terdaftar di dua daerah bertetangga.

"Pendataan atlet sebelum Porda perlu dilakukan sehingga bisa meminimalisasi kemungkinan adanya pemain yang didaftarkan di dua daerah berbeda," kata Yamin Nuriman. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,