Delapan Rumah di Semarang Diterjang Longsor

Delapan Rumah di Semarang Diterjang Longsor

ilustrasi. (Net)

Semarang - Setidaknya delapan rumah di Perumahan Bukit Menjangan Asri RT 13/RW 2, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, rusak cukup parah akibat diterjang tanah longsor.

"Tanah longsor terjadi pada Selasa (5/5) dini hari. Waktu itu, saya sedang tidak di rumah karena masih ronda," kata Andi Nugroho (31), pemilik rumah yang terkena longsor di Semarang, Selasa (5/5/2015).

Empat rumah rusak di bagian belakang karena terkena longsor dan menimpa empat rumah yang berada di bawahnya karena perumahan itu terletak di kawasan perbukitan dan tebing.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di perumahan tipe 21 itu, tetapi delapan rumah tersebut mengalami kerusakan parah, dan tiga rumah di antaranya yang rusaknya paling parah.

Menurut Andi, dirinya ketika itu tengah berada di poskamling untuk berjaga, sementara istri dan anaknya sedang tertidur di kamar, namun untungnya longsoran tidak sampai menimpa kamar tidur.

"Untung, kamar tidur tidak tertimpa tanah longsor. Saya juga pas tidak berada di rumah karena longsoran tanah masuk ke ruang tengah. Padahal, biasanya saya menonton televisi di situ," katanya.

Sakban, warga lainnya yang rumahnya juga mengalami longsor mengaku khawatir longsor susulan kembali terjadi karena kondisi cuaca sekarang masih belum menentu, apalagi kalau hujan deras.

Rumah Sakban mengalami kerusakan parah di bagian belakangnya, terutama pada kamar mandi yang pondasinya kini dalam kondisi menggantung karena tanah penyangga di bawahnya mengalami ambrol.

"Saya memang belum menempati rumah ini karena masih dalam proses pembangunan. Rencananya, rumah ini mau saya tempati setelah Lebaran nanti. Namun, belum tahu nanti bagaimana," katanya.

Ia berharap pemerintah bisa memberikan bantuan agar warga bisa memperbaiki rumahnya yang terkena longsor, termasuk membuat talud sementara untuk mengurangi dampak bencana tanah longsor.

"Taludnya kan ambrol karena longsor. Makanya, kalau bisa pemerintah membantu membangun talud sementara atau bagaimana. Setidaknya kan bisa mengurangi dampak bencana dan kekhawatiran warga," katanya.

Sementara ini, warga yang rumahnya terdampak tanah longsor diungsikan di rumah dinas lurah setempat, sementara ada beberapa warga lainnya yang memilih tinggal di rumah sanak keluarganya.

Atas musibah itu, pihak Kelurahan Kalipancur telah memberikan bantuan berupa nasi bungkus kepada keluarga korban, sementara kepolisian dan koramil setempat membantu mengevakuasi barang. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,