Suasana Jelang Ramadhan Dongkrak Harga Ayam Potong

Suasana Jelang Ramadhan Dongkrak Harga Ayam Potong

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Meski masih sekitar sebulan lebih, Mulai menghangatnya suasana menjelang Ramadhan meski masih sekitar sebulan lebih, mendongkrak harga ayam potong di beberapa pasar tradisional di Kota Bandung. Di Pasar Kosambi misalnya, harga ayam mengalami kenaikan dari Rp 27.000/kg menjadi Rp 30.000/kg.

 
Pantauan CikalNews.com, harga ayam kembali merangkak naik mencapai Rp 32.000/kg. "Baru kemarin naik, hari ini sudah naik lagi, jadi saya pusing. Tapi mau gimana lagi, kenaikan ini kan sudah dari pemasok ayamnya juga," ungkap Imas (42), salah seorang pedagang ayam di Pasar Kosambi Kota Bandung kepada CikalNews.com, Rabu (6/5/2015).

menurutnya, kenaikan harga ayam tersebut diduga karena menjelang bulan puasa yang tinggal sekitar sebulan lagi. Diketahui kenaikan harga komoditi itu menjelang Ramadhan adalah gejala tahunan. "Harganya naik soalnya mau puasa, kemungkinan satu minggu sebelum puasa akan naik lagi sampe Rp 35.000/kg," jelasnya.

Selain itu, dirinya mengeluhkan kurangnya pembeli yang sudah berlangsung selama dua sepekan yang lalu. "Selain harga jadi mahal, sekarang pembeli jadi berkurang, biasanya bisa ngejual 30 ekor per hari, sekarang paling banyak 25 ekor per hari," paparnya.

Dirinya menngatakan, biasa membeli ayam hidup di Pasar Caringin seharga Rp 17.000/kg, namun sekarang mencapai Rp 20.000/kg. "Dari bandar kenaikannya udah segitu, soalnya ayam hidup. Baru nanti dipotong di sini biar lebih seger ayamnya," bebernya.

Hal senada yang diungkapkan  Ade (45), seorang pedagang ayam yang mengeluhkan kurangnya pembeli dan harga yang tak kunjung turun. Menurutnya, ini disebabkan oleh banyaknya pedagang ayam yang juga berjualan di pasar subuh di depan Pasar Kosambi.

"Mungkin gara-gara adanya pasar subuh di depan pasar, jadi pada beli di sana. Soalnya kan mereka dagangnya dari jam 4 - 7 pagi, sehingga yang ke dalem pasar mah sisanya," tukasnya.

Di samping itu berkurangnya hasil ternak dari para peternak berpengaruh terhadap harga ayam potong. "Di sini mah harga ayam per dua minggu suka berubah-ubah. Jadi tergantung ketersediaan pasokan ayam dari bandar. Kata bandar sih ayamnya dalam proses pertumbuhan, masih kecil-kecil," pungkasnya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,