Polres Cianjur dan Dinas Terkait Awasi Obat Golongan G

Polres Cianjur dan Dinas Terkait Awasi Obat Golongan G

ilustrasi. (Net)

Cianjur - Polres Cianjur berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, untuk melakukan pengawasan ketat terkait peredaran miras dan obat-obatan golongan G yang dijual bebas.

Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu, di Cianjur, Rabu, mengatakan, pengawasan peredaran miras dan obat-obatan keras yang diduga dijual bebas di apotek menjadi prioritas.

Hal tersebut, tutur dia dilakukan sebagai upaya antisipasi jatuhnya korban jiwa akibat mengkonsumi miras yang dicampur dengan obat-obatan jenis dexametason.

"Semua jajaran telah kita perintahkan untuk rutin melakukan razia miras dan untuk obat-obatan kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti dinas perdagangan dan dinas kesehatan," katanya.

Dia menyebutkan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas pada penjual miras atau apotek yang sengaja memperjualbelikan barang tersebut secara bebas.

"Pengawasan apotek akan kita lakukan secara ketat karena ini sangat membahayakan jika obat keras dijual bebas tanpa resep dokter dapat disalahgunakan pembeli," katanya.

Seperti diberitakan tiga orang warga Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, meregang nyawa dan dua orang lainnya masih mendapatkan penanganan medis di RSUD Cianjur akibat mengkonsumsi miras oplosan yang dicampur dengan obat keras golongan G.

Ketiga korban tewas sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis di dua rumah sakit berbeda, dua pasien di RSUD Cianjur dan satu pasien di RS Al-Islam Bandung, namun ketiganya Doni Sunarya (31), Dede alias Dogol (22) dan Atep alias Ejen (24) tidak dapat tertolong.

Sedangkan tiga orang lainnya yang selamat mengalami kebutaan dan radang dibagian usus, hingga saat ini korban selamat masih menjalani perawatan secara intensif. Dari keterangan korban selamat mereka pesta miras oplosan dengan obat jenis dexametason. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,