Harga Bawang Putih Merangkak Naik

Harga Bawang Putih Merangkak Naik

ilustrasi. (Net)

Bandung - Pedagang sayuran di Pasar Kosambi Bandung  mengeluhkan kenaikan harga bawang putih akhir-akhir ini. Dari pantauan CikalNews.com saat ini harga bawang putih di beberapa jongko sayuran di Pasar Kosambi sudah mencapai Rp 20.000 per kilogram.

"Bawang sudah  2 hari naik dari Rp16.000 ke Rp20.000 per kilo," ujar ibu Dana, seorang pedagang sayuran di jongkonya, Rabu (6/5/2015).

Wanita berumur 62 tahun ini mengeluhkan harga jual dari pemasok bawang (bandar) yang sudah dua hari ini mencapai Rp 18.000 per kilonya.

"Kata bandar yang sering memasok bawang ke jongko saya sih karena sekarang bukan musim panen, jadi bawangnya sedang langka," ungkap Ibu Dana.

Menurutnya, jika harga bawang sedang normal, dia bisa menjual seharga Rp 14.000 per kilogram. Wanita yang sudah berjualan sayuran selama 20 tahunan ini mengkhawatirkan harga sayuran yang akan terus naik.

"Sebentar lagi kan bulan puasa, pasti seminggu sebelum puasa akan naik lagi, setiap taun selalu gitu, mudah-mudahan nanti barangnya (bawang putih) banyak biar nggak terlalu naik," harap nenek 5 cucu ini.

Tidak jauh dari jongko Ibu Dana, seorang pedagang sayuran yang bernama Nita mengeluhkan sepinya pembeli di jongkonya. Dia mengaku sudah beberapa hari ini, pelanggan yang dia kenal tidak menghampiri jongkonya.

"Kira - kira tanggal 20an April lah harga bawang naik, saat itu, harga bawang dari bandar sudah mencapai Rp 18.000 per kilo,"ujarnya.

Wanita 32 tahun ini menjelaskan penyebab kenaikan harga bawang, menurut bandar yang sering memasok bawang ke jongkonya, bawang langka karena sedang tidak musim panen.

"Kata bandar karena belum panen aja sih, kalau sedang musim saya biasa  jual empat  Rp 14.000 per kilo, mudah - mudahan harga segera normal lah biar pembeli balik lagi, rame lagi kayak dulu," pungkasnya.(Ode)**

 

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,