DPRD Provinsi Jabar, Prihatin Ledakan Gas Pangalengan

DPRD Provinsi Jabar, Prihatin Ledakan Gas Pangalengan

Bandung - Yad Mintaraga komisi empat DPRD Provinsi Jawa Barat, menyatakan prihatin terhadap peristiwa longsor yang menyebabkan ledakan gas di Dusun Cibitung (Gunung Bedil), Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Hal tersebut diungkapnya kepada wartawan di sela - sela rapat komisi 4, Kantor DPRD Prov Jabar Jalan Diponegoro Kota Bandung Rabu (6/5/2015).

"Apapun penyebabnya saya prihatin, karena pasti ada daerah wilayah terkena imbasnya. Memang longsor ini menurut informasi ada yg menyebutkan karena terjadi karena longsor yang menimpa kawasan area yang di dalamnya ada jaringan pipa gas, ada juga yg berpendapat terjadi dulu ledakan sehingga menimbulkan longsor," ungkapnya.

Menurutnya, ada beberaha hal perlu diperhatikan dalam menangani peristiwa ledakan gas yang menyebabkan korban tersebut.

"Pertama tentu itu harus segera ditangani, supaya dampak dari kejadian longsor itu tidak menimbulkan persoalan lebih lama lagi. Kedua, memang kalau kawasan Bandung Selatan itu terutama Pangalengan terjadi longsor karena kondisi alamnya seperti itu, ini harus menjadi perhatian kita bersama,"jelasnya.

Dirinya memaparkan melihat lokasi kejadian, merupakan daerah kawasan hutan yang seharusnya menjadi kawasan hutan lindung maka sebaiknya seluruh aktifitas masyarakat harus diperhatikan.

"Karena daerah itu merupakan daerah yang harusnya menjadi kawasan hutan lindung kawasan konserfasi, kawasan resapan air setiap aktivitas masyarakat yang berkaitan tentang pemanfaatan lahan harus benar - benar dimanfaatkan. Selain dari sisi nilai ekonomis, yaitu pelestarian lingkungan, pelestarian daerah hidrologis sehingga ini akan sangat positif," paparnya.

Selain itu dirinya menuturkan, untuk setiap pembangunan di lokasi tersebut diperlukan persiapan berbagai aspek untuk menanggulangi bencana alam yang mungkin terjadi.

"Tentunya kalau ada pihak manapun yang mempunyai kepentingan pembangunan apakah itu pipa gas atau pipa air untuk menyuplai ke masyarakat, secara teknis harus terlebih dahulu mempersiapkan aspek kontruksi teknis, sehingga apapun yg terjadi disitu akan tahan gempa ataupun longsor," pungkasnya.(Ode)**

.

Categories:Daerah,
Tags:bencana,