Zulkifli, Ketatnya Kongres Bali Tidak Buat PAN Pecah

Zulkifli, Ketatnya Kongres Bali Tidak Buat PAN Pecah

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan

Jakarta  - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengungkapkan ketatnya kongres partai berlambang matahari itu di Bali tidak membuat perpecahan di internalnya.

"Ketatnya kongres Bali tidak membuat kita tercerai berai, PAN tetap solid sebagai partai demokrasi," kata Zulkifli Hasan di acara pelantikan dan Rakernas PAN, di Jakarta, Rabu (6/5/2015) malam.

Zulkifli mengatakan kesolidan tersebut tidak lepas dari sikap jiwa besar dalam menerima kekalahan yang ditunjukan oleh ketua umum PAN 2010-2015 sekaligus pesaingnya di Kongres lalu Hatta Rajasa.

"Kita berhasil menunjukkan pada rakyat Indonesia bahwa kita mampu melaksanakan proses demokrasi secara dewasa dan bermartabat, ini tentu karena kecintaan kita pada negeri ini termasuk juga yang dilakukan saudaraku Hatta Radjasa," katanya.

Zulkifli juga mengharapkan kedepan kadernya mampu mengutamakan kepentingan rakyat daripada golongan tidak terkecuali saat berkompetisi serta memposisikan diri saat melakukan persaingan dan bekerja.

"Intinya saat kompetisi kita harus mampu mengedepankan kepentingan rakyat daripada golongan. Ada waktunya kita berkompetisi ada juga waktunya kita bersaing. Kita juga patut bangga bisa melaksanakan regenerasi kepemimpinan PAN secara damai dan demokratis," ujarnya.

Dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2015-2020 dan rapat kerja nasional tahun 2015 partai itu dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan beberapa pesohor negeri lainnya.

Mereka antara lain Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid, Ketua Harian DPP Demokrat Syarif Hasan, Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie.

Selain itu Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Dewan Pertimbangan PAN Sutrisno Bachier, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua PKPI Sutiyoso dan Ketua PPP Djan Farid.

Sementara Menteri Kabinet Kerja yang hadir antara lain Menko Polhukam Tedjo Edhi Purdijatno, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan.(Ode)**
.

Categories:Politik,
Tags:,