Taman Sains Harus Sarat Kearifan Lokal

Taman Sains Harus Sarat Kearifan Lokal

Bandung - Kehadiran Taman Sains dan Teknologi harus lengkap berfungsi edukasi, rekreasi dan sarat dengan unsur kearifan lokal, kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Bandung, Kamis (7/5/2015).

"Taman Sains dan Teknologi juga dilengkapi dengan fungsi edukasi dan rekreasi, sehingga bisa dimanfaatkan oleh keluarga untuk liburan dan baiknya sarat akan unsur kearifan lokal di tiap-tiap daerah," kata Puan Maharani pada peluncuran Program Nasional Pengembangan 100 Taman Sains dan Teknologi di Kampus Telkom University Bandung itu.

Ia menyebutkan kehadiran Taman Sains dan Teknologi yang digulirkan pemerintah harus diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

"Kandati pembangunan Taman Sains dan Teknologi ini masih dalam tahap merintis, tapi jangan sampai jadi sekadar proyek pengadaan sarana saja. Jadi harus dibarengi dengan adanya sumber daya manusia yang memadai," katanya.

Hal itu menurut dia menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak , ketika sarana sains dan teknologinya sudah dibangun, jangan sampai sumber daya manusianya tidak siap atau bahkan tidak ada.

Puan Maharani berharap sumber daya manusia yang nantinya akan mengelola taman sains ini merupakan orang-orang yang berdedikasi tinggi. Ia memperhatikan hal detil mulai dari kebersihan dan keramahan dari sumber daya manusia pengelolanya.

"Mereka harus rapi, ramah terhadap anak-anak ketika menjelaskan wahana-wahana yang ada. Jangan sampai yang menjaga taman sains ini tidak menjaga kebersihannya," katanya.

Dalam kegiatan itu Puan memaparkan pengalamannya mengunjungi salah satu taman sains di Yogyakarta yang menurutnya layak untuk dijadikan percontohan.

"Hal detil seperti ini harus diperhatikan. saya pernah suatu saat pergi ke taman sains di kawasan Yogyakarta, dan saya mendapatkan pelayanan bagus, pengunjung pun dilayani dengan sangat baik. Taman tersebut merupakan contoh yang bagus," katanya.

Terkait 100 Taman Sains dan Teknologi yang akan dibangun menurut dia merupakan angka relatif.

"Ya bisa dikatakan sedikit, namun bisa juga dibilang banyak, ya cukup banyak untuk ukuran permulaan. Kita berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan taman sains-teknologi sebagai sebuah upaya untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang masih ada di Indonesia," katanya menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,