93 Persen Wanita Beresiko Penyakit Lupus

93 Persen Wanita Beresiko Penyakit Lupus

Tiara Savitri, Ketua YLI bersama Profesor. Dr. spesialis penyakit dalam FKUI-RSCM Jakarta, Zubairi Djoerban.(Dudung)

Jakarta-Wanita lebih besar beresiko terkena lupus atau penyakit seribu wajah sebesar 93 persen. Sedangkan resiko laki-laki, terkena lupus hanya 7 persen.

Hal itu dikatakan  Profesor. Dr. spesialis penyakit dalam  FKUI-RSCM Jakarta, Zubairi Djoerban.  Faktor utamanya adalahr hormonal yang dimiliki perempuan.

"Penyakit lupus paling banyak menyerang perempuan, persentasenya 93 persen  dan hanya tujuh persen pada laki-laki," ucap  Zubairi Djoerban di acara perayaan Hari Lupus Sedunia yang jatuh 10 Mei mendatanga bersama Yayasan Lupus Indonesia di Kebudyaan Rusia, Menteng,  Jakarta, Rabu (6/5/2015) sore.

Penyakit ini, umumnya  menyerang usia produktif antara 14 hingga 40 tahun.

 "Ada juga yang masih anak-anak tetapi sudah terkekena lupus. Biasanya itu karena faktor genetika atau keturunan," terang dia.

Pada orang yang menderita lupus, jelas Zubairi, produksi antibodi yang seharusnya normal menjadi berlebihan. Antibodi ini, tidak lagi berfungsi  menyerang virus, kuman atau bakteri yang ada di tubuh, tetapi justru menyerang sel dan jaringan tubuhnya sendiri.

"Penyebab lupus sampai sekarang memang belum diketahui secara pasti. Namun, keterlibatan genetik, hormon, dan lingkungan diduga sebagai faktor penyebabnya," terang Zubairi.

Saat ini, penyakit lupus mudah disembuhkan. Dan angka kematian akibat penyakit ini, kini hanya 3 persen.

"Jadi jika proses pengobatannbya bagus, cepat sembuh. Bagi penderita penyakit lupus ditandai  rambut rontok. Terkena matahri pusing,  Persendian tulang sakit. Hb turun, trombosit turun," tuntasnya.(Ode)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:gaya-hidup,