Emil dan Risma Bersaing Mengancam Posisi Ahok

Emil dan Risma Bersaing Mengancam Posisi Ahok

Ridwan kamil, Tri rismaharani, dan Ahok

Jakarta - Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, menjadi ancaman bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 mendatang.
 
Karenanya, Ahok harus mewaspadai dua tokoh daerah itu, jika ingin duduk kembali sebagai orang nomor satu di Ibukota. "Ahok tidak bisa menganggap remeh, peluang mereka terpilih di Ibukota sangat besar," kata CEO Cyrus Network Hasan Nasbi di d'Consulate Cafe, Jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).
 
Berdasarkan penilaian Hasan, pria yang akrab disapa Emil itu berminat untuk maju sebagai pemimpin Ibukota. Sementara Tri Rismaharini belum menunjukkan ambisi apapun. Hasan membandingkan Ahok dengan masing-masing walikota itu. Dengan Risma, Ahok tidak memiliki pengalaman sebanyak Risma, yang berani dan mengeluarkan program yang langsung dirasakan masyarakat.
 
Sementara dengan Emil, Ahok kalah dari segi tata kota yang nyaman. Sejauh ini Ahok belum memerhatikan kondisi pengaturan kota. Misalnya, TransJakarta yang nyaman, pembangunan taman yang banyak, serta hal lain yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
 
Sementara itu, pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Muradi menambahkan, Ahok menang dari Emil dari segi keberanian menghadapi suatu masalah. "Kalau soal facing problem, Emil tidak bagus. Contohnya, dia menyerahkan urusan birokrasi kepada Wakil Walikota Oded M Danial," katanya.
 
Sedangkan pengamat CSIS Phillips J. Vermonte menilai, jika kedua tokoh itu maju dan melawan Ahok, maka pertarungan yang sangat kompetitif adalah dengan Risma, karena segudang pengalaman dan keberanian Risma. "Seperti mau meminta klarifikasi langsung dengan sang seteru. Kalau dengan Emil pertarungan sengit akan banyak di sosial media," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,