Cimahi dan BPPT Kembangkan Technopark

Cimahi dan BPPT Kembangkan Technopark

Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi menandatangani perjanjian kerjasama terkait pengembangan "Technopark" dalam program pengembangan 100 Sains dan Teknologi Indonesia di Cimahi,, Kamis (7/5/2015).

Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengatakan, kerjasama itu merupakan penghargaan serta kepercayaan BPPT RI kepada Kota Cimahi yang telah memilih menjadi salah satu kota dalam program pengembangan 100 taman Sains dan Teknologi di Indonesia.

"Kami meyakini bahwa kepercayaan ini merupakan aplikasi konsistensi pendampingan BPPT-RI yang telah berlangsung beberapa lama ini termasuk telah tersusunnya Sistem Inovasi Daerah di Kota Cimahi," kata Atty.

Orang nomor satu di Kota Cimahi itu menuturkan tahapan persiapan pelaksanaan program "Technopark" telah berlangsung, bahkan lokasi pusat kegiatan sudah disepakati, termasuk lokakarya bagi BPPT di kantor kecamatan sudah mulai ditata.

Ia berharap, berbagai persiapan pengembangan "Technorpark" itu dapat secepatnya dirasakan masyarakat Cimahi.

"Dengan demikian, Insya Allah program pengembangan 'Technopark' di Cimahi dalam waktu yang singkat bisa sudah dapat dilihat bahkan dirasakan oleh rakyat," katanya.

Pemkot Cimahi, kata Atty, telah berupaya melakukan percepatan pembangunan sarana prasarana "Technopark" berikut mensosialisasikan kepada semua pihak termasuk legislatif.

"Alhamdulillah desiminasi pemahaman itu telah dilakukan termasuk berbagi pada legislatif tentang program technopark yang selanjutnya kami mencoba untuk melaksanakan anggaran yang telah tersedia walaupun relatif kecil," katanya.

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan, dipilihnya Kota Cimahi sebagai salah satu kota yang dipilih dalam pengembangan "Tecnopark" karena telah melakukan terobosan meningkatkan kualitas dan kuantitas potensi daerah dan kearifan lokal untuk pengembangan ekonomi lokal.

Ia menjelaskan terobosan itu yakni animasi dan telematika, makanan dan minuman, produk tekstil dan kerajinan.

"Kota Cimahi sudah membangun berbagai inkubator bisnis dalam empat klaster, pertama ialah animasi, dengan menyiapkan berbagai prasarana seperti Akademi Komunitas Negeri (AKN), dalam bidang kuliner mengembangkan pangan lokal yaitu beras singkong, produk tekstil, kerajinan," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,