BNN Garut Tangkap Mantan Aparat Keamanan Gunakan Sabu

BNN Garut Tangkap Mantan Aparat Keamanan Gunakan Sabu

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat bersama BNN Kabupaten Garut menangkap seorang mantan aparat keamanan negara yang diduga akan memakai sabu di kamar kosannya di Garut.

"Saat ditangkap dia memegang KTA (Kartu Tanda Anggota), dan ketika ditanya katanya sudah dipecat," kata Kepala Bidang Pemberantasan BNN Jabar AKBP Budi Sapta kepada wartawan, Jumat (8/5/2015).

Ia menuturkan, BNN Provinsi dan Kabupaten Garut akan mengonfirmasi kebenaran KTA dan statusnya yang mengaku sudah dipecat kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom).

"Kami akan konfirmasi dengan Denpom, apakah benar sudah dipecat," kata Budi.

Kepala BNN Kabupaten Garut Anas Saepudin menambahkan, tersangka pemakai narkoba jenis sabu itu berinisial SA berusia 35 tahun yang saat penangkapan ditemukan sabu sisa pemakaian kurang dari satu gram.

Pemeriksaan sementara, kata Anas, tersangka SA benar sebagai mantan aparatur negara yang sudah lama dipecat secara tidak hormat.

"Pengakuannya sudah dipecat tidak hormat, tapi kami tetap akan koordinasi dengan Denpom," katanya.

Ia menuturkan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat yang curiga ada aktivitas menggunakan narkotika di tempat kos-kosan.

Selanjutnya BNN Garut bersama Provinsi Jabar melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan dan menangkap tersangka di kamar kos kawasan Tarogong, Kabupaten Garut, Kamis (7/5) berikut barang bukti dan alat untuk mengonsumsi barang terlarang itu.

"Kami ke TKP (tempat kejadian perkara) di sana kami temukan satu orang bersama barang bukti berupa sabu sisa pakai seberat kurang dari 1 gram," katanya.

Kasus tersebut masih terus dikembangkan oleh BNN untuk mengungkap peredaran narkoba di wilayah Garut.

Tersangka diancam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 114 dan 127 tentang kepemilikan narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama lima tahun.

"Untuk pengembangannya kami melimpahkannya kasus ini kepada BNN Provinsi Jawa Barat," katanya. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:narkoba,