Gunung Karangetang Meletus, Ratusan Warga Mengungsi

Gunung Karangetang Meletus, Ratusan Warga Mengungsi

Gunung Karangetang Meletus.(Net)

Sitaro - Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara telah menyebabkan 465 warga mengungsi. Pada Kamis pukul 14.00 Wita, terjadi erupsi disertai guguran lava pijar, yang menimbulkan awan panas dan debu vulkanik tebal.
 
Awan panas meluncur ke sisi timur sejauh 4 kilometer. Data sementara menyebutkan, sedikitnya 4 rumah warga yang berada di Kampung Kora-Kora, Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur, dilaporkan telah rata dengan tanah.

 
Pada Jumat (8/5/2015) pagi terjadi satu kali luncuran awan panas dengan jarak luncur 2,5 kilometer. Luncuran awan panas mengarah ke selatan pusat letusan atau mengarah ke Kali Kahetang dan Kali Awang. Saat ini, lontaran batu pijar dan awan panas masih terus berlangsung.

 
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sebanyak 465 orang pengungsi tersebar di 3 titik pengungsian. Pengungsi berasal dari Kelurahan Bebali Kecamatan Siau Timur yang berada di radius 5 kilometer dari puncak kawah," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
 
Menurut Sutopo, dalam pengungsian tersebut, para warga tidak membawa barang apa-apa karena terjadi secara mendadak. "Masyarakat sudah terbiasa dengan letusan Gunung Karangetang, tapi letusan dengan awan panas kemarin adalah yang besar, sehingga masyarakat langsung mengungsi," katanya.
 
Menurut Sutopo, tak ada kenaikan status gunung terkait erupsi sejak kemarin. Status Gunung Karangetang tetap Siaga (level III). Rekomendasi PVMBG bagi warga untuk tidak mendekati Karangetang dalam radius 4 kilometer dari kawah.
 

Saat ini, BPBD Kabupaten Sitaro telah memberikan pelayanan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Pendataan masih dilakukan. Kebutuhan mendesak adalah masker, makanan, lauk pauk, pakaian, selimut, makanan bayi, dan alas tidur. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:bencana,