Kisah Pria Ghana yang Menjadi Perempuan

Kisah Pria Ghana yang Menjadi Perempuan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Ghana-Penipu internet di Ghana mudah dikenali. Para pemuda yang mengendarai mobil cepat telah menjadi kelompok mencolok yang memiliki nama panggilan. Mereka adalah para lelaki Sakawa.
David (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pria berusia 25 tahun. Dia sudah menipu orang di internet selama dua tahun terakhir.
 
"Saya tahu itu salah, tapi itu memberi saya banyak uang," katanya.
David dulu tidur di jalanan. Kemudian ia melihat teman-temannya di kafe-kafe internet mendapatkan uang dari menipu orang secara daring.
 
Cara yang lazim mereka tempuh adalah dengan berpura-pura menjadi seorang wanita yang tertarik secara romantis kepada pria dari Eropa, Amerika atau Asia.
David pun kemudian mempelajari cara tersebut dan dengan sedikit pendidikan formal, dia mendapat cukup uang untuk menyewa sebuah apartemen, membeli mobil dan berbelanja barang-barang mewah.
Tapi dia bersikeras uang itu tidak ia dapat dengan mudah.
 
"Ada yang mengatakan pekerjaan ini mudah, tetapi sebenarnya tidak."
"Anda harus sabar, cerdas, gesit dan menumbuhkan rasa percaya antara Anda dan orang kulit putih," jelas David.
Penipu seperti David berpura-pura menjadi wanita cantik di dunia maya. Mereka memutar cuplikan dari seorang wanita yang menyapa dengan ramah.
Mereka kemudian memberitahu target mereka bahwa mikrofon atau pengeras suara mereka rusak sehingga mereka tidak dapat berbicara, mereka hanya bisa berkomunikasi melalui pesan singkat.
Seiring waktu para penipu membangun hubungan romantis dengan korban mereka sebelum meyakinkan mereka untuk mengirimkan uang.
 
Penipu lainnya berpura-pura memiliki emas, saham di perusahaan kayu, surat berharga atau minyak untuk membujuk orang untuk menyerahkan uang untuk mengatur bisnis palsu mereka.
Kelompok penipu ini dikenal sebagai para lelaki Sakawa di Ghana.
Ini bukan hanya hidup, tapi gaya hidup.
 
Para lelaki Sakawa begitu terkenal di Ghana sehingga seorang murid sekolah dasar dapat mengenali mereka - gaya hidup mewah mereka merupakan petunjuk yang paling mencolok.
Mereka dapat ditemui Sabtu malam di Santa Marie, di pinggiran ibukota Ghana, Accra.
Jalan-jalan lazim dipenuhi dengan mobil Range Rover dan Toyota Camry.
 
Pria muda yang memakai jeans ketat, topi bisbol dan asesoris berkilau emas duduk dengan jendela mobil terbuka dan memainkan musik keras.
Salah satu alasan mereka bisa tumbuh pesat di Ghana adalah karena negara tersebut memiliki tingkat penetrasi internet tertinggi di Afrika.
Para lelaki-laki Sakawa bukan hanya konsumen yang mencolok, namun mereka juga memiliki pengaruh yang cukup besar.
Menteri Wilayah Utara Alhaji Limuna Mohammed Muniru mengatakan ia telah menerima ancaman kematian setelah mengeluarkan perintah untuk menangkap beberapa anak laki-laki Sakawa.
Dia juga mengklaim beberapa lelaki Sakawa telah menyuap seorang pejabat untuk mengubah nama kotannya menjadi Galaxy atau La Palmas.
Efek negatif dari para lelaki Sakawa dirasakan di seluruh negeri.
Kejahatan siber membuat Ghana menjadi negara yang berada dalam daftar hitam untuk pencucian uang oleh badan pengawas internasional Task Force pada tahun 2012 seperti dilansir BBC.(Ode)**
Hal ini mencoreng reputasi internasional negara tersebut sebagai tempat investasi.
Pemerintah mengatakan mereka yang telah menjadi korban dari para penipu di Ghana sebaiknya mengajukan keluhan resmi tetapi sejauh ini, baru terdapat beberapa kasus - umumnya karena sulit melacak kejahatan siber, terutama dengan korban yang tinggal di luar negeri.
David mengakui bahwa menjadi penipu membuat reputasinya sendiri tidak baik. Tapi jumlah uang yang ia terima terlalu menggoda baginya untuk membuat perubahan karier dalam waktu dekat.
.

Categories:Unik,
Tags:,