MUI Jabar, Soal Prostitusi Contoh Walikota Surabaya

MUI Jabar, Soal Prostitusi Contoh Walikota Surabaya

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat Rafani Achyar .(Net)

Bandung - Maraknya kasus prostitusi akhir - akhir  ini, membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menghimbau Pemerintah Kota Bandung tidak mencontoh langkah yang diambil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama menangani prostitusi online saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat Rafani Achyar kepada wartawan di Kantor MUI Jabar, Jalan LRE Martadinata, Bandung, Senin (11/5/2015).

"Jadi kalau Ahok mau berusaha melokalisasi itu, dia sudah menabrak norma kehidupan masyarakat, norma sosial, agama, bahkan hukum pun ditabrak oleh nya," ungkapnya.

Rafani menjelaskan sebaiknya pemerintah Kota Bandung mencontoh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam menangani prostitusi.

"Seharusnya Walikota Bandung mencontoh apa yang dilakukan Walikota Surabaya, dalam penanganan prostitusi. Bu Risma berani  menutup lokalisasi Dolly," beber Rafani.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau untuk seluruh warga Muslim di Jawa Barat khususnya Kota Bandung wajib menumpas prostitusi.

" Yang beragama Islam itu berkewajiban menumpasnya, ya kewajiban pemerintah sekarang, dalam pengawasannya harus terus menurus, pengawasannya harus continue dan melibatkan semua elemen, dari mulai pemerintah , aparat, masyarakat, tokoh masyarakat. Saya yakin kalau semua bergerak, prostitusi diminimalisir," paparnya.

Diberitakan sebelumnya,  Ahok akan membuat lokalisasi untuk memberantas maraknya ptostitusi online dan kost-kosan di Jakarta.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,