Jabar Terdepan dalam Tanaman Pangan dan Hortikultura

Jabar Terdepan dalam Tanaman Pangan dan Hortikultura

Upacara Hari Pangan Sedunia Jabar terbaik dalam tanaman pangan dan hortikultura.*

Bandung -  Hari pangan sedunia yang jatuh tanggal 16 Oktober diperingati oleh Pemprov Jabar Jumat (17/10/2014), dengan menggelar Upacara Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-34. Penghargaan Pembangunan Ketahanan Pangan dan Pertanian, Gerakan Minum Susu dan Telur, Pameran Produk Olahan Pangan  di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota  Bandung.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menjadi inspektur upacara dalam peringatan bertema “Pertanian BIO Industri Berbasis Pangan Lokal Potensial”. Dia mengungkapkan, sampai saat ini Jawa Barat masih terdepan dalam produksi pangan di Indonesia.

“Saya tidak meragukan kemampuan masyarakat Jabar khususnya petani, baik itu pertanian tanaman pangan atau hotikultura. Sampai hari ini pertanian tanaman pangan Jabar masih jadi produk terbesar di Indonesia. Begitu juga hortikultura terbanyak se-Indonesia. Tentu kita ingin betul-betul menghadirkan pangan yang sehat di Indonesia, pangan yang mandiri, dan pangan yang berdaulat,” ungkapnya.

Aher menambahkan, untuk peningkatan kesejateraan para petani maka pola pertanian harus diubah, yaitu kembali pada pertanian organik. Karena selain sehat, hasil pertanian organik memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

“(Pangan) Organik itu pasti lebih mahal. Jadi kalau mahal petani akan untung. Maka kita dorong petani untuk kembali ke organik lagi. Dengan organik ternyata hasil pertanian meningkat, dan harga pun naik,” jelasnya.

Dalam peringatan tersebut, Pemprov memberikan penghargaan kepada 90 orang yang terdiri atas dua bidang. Pertama Bidang Ketahanan Pangan sebanyak 10 kategori. Lima kategori di antaranya Pembinaan Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota yang diraih oleh Walikota Depok, Bupati Bandung dan Bupati Tasikmalaya. 

Kategori Pembina Ketahanan Pangan Desa, lalu kategori Pelopor, Pemangku dan Pelayanan Ketahanan Pangan. Para pemenang tersebut bersama Gubernur akan diajukan untuk menerima pernghargaan Adhikarya Pangan Nusantara tahun 2014 dari Presiden.

Selain itu, terdapat penghargaan bidang Pertanian sebanyak 23 kategori. Khusus untuk kategori Penyuluh Pertanian PNS Teladan Tingkat Nasional tahun 2013 & 2014, Penyuluh Kehutanan PNS Teladan Tingkat Nasional tahun 2013, Penyuluh Pertanian Tenaga Harian Lepas (THL) Teladan Tingkat Nasional tahun 2013, masing-masing mendapat hadiah uang Rp 30 juta untuk biaya umroh. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:jabar,