Buruh Menuntut Hakim PHI untuk Adil

Buruh Menuntut Hakim PHI untuk Adil

Buruh tuntut hakim PHI adil. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Kasus perseteruan antara PT. Sukanda Jaya dengan karyawan yang berbuah persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial mendapat reaksi keras dari para buruh dari berbagai organisasi buruh seperti SBSI (Serikat Buruh Seluruh Indonesia) 92 Kota Cimahi, SPN, KASBI, dan lainnya. Siang kemarin ratusan karyawan perusahaan Ice Cream Diamond ini mendatangi PHI (Pengadilan Hubungan Industrial), Jl. Soekarno Hatta, Kota Bandung untuk mengawal persidangan agar keputusan hakim perjalan adil.

 

Menurut koordinator SBSI 92, Ajat Sudrajat, para buruh yang datang ke pengadilan ini adalah untuk mengingatkan kepada para hakim agar semua keputusan sidang diambil berdasarkan rasa keadilan.

 

“Seorang hakim itu harus bersikap adil dan membela rakyat kecil seperti buruh, bukan para pengusaha. Kasus yang diajukan ke PHI ini secara hukum telah merugikan buruh dan karyawan PT. Sukanda Jaya,” seru Ajat Sudrajat di Jl. Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (12/05/2015).

 

Masih ungkap Ajat, para buruh Sukanda Jaya yang tergabung di dalam SBSI 92 dan Aliansi Buruh Jawa Barat menuntut agar perusahaan mempekerjakan para buruh yang sudah diberhentikan.

 

“Pemberhentian sebagian buruh adalah tindakan kurang adil yang dilakukan perusahan Sukanda Jaya, kami menuntut agar perusahaan mau mempekerjakan kembali karyawan tanpa syarat apapun. Selain itu perusahaan juga harus memenuhi janji mengangkat karyawan kontrak menjadi karyawan tetap,” ungkapnya.   

 

PHI dinilai para buruh kadang tidak adil dalam menentukan keputusan persidangan karena selalu berpihak kepada para pengusaha. Kejadian penangkapan Hakim Imas adalah sebagai contoh institusi penegak hukum ini mudah dicederai oleh suap dan sogokan para pengusaha.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,