Pengakuan Preman Aniaya Sopir Angkot Hingga Tewas

Pengakuan Preman Aniaya Sopir Angkot Hingga Tewas

dua pelaku pembunuhan supir angkort Ciroyom tengah ditanyai polisi, Mapolrestabes Bandung Jumat sore (15/5/2015). (OCTA)

Bandung - Kedua pelaku yang berhasil ditangkap jajaran kepolisian Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, diketahui merupakan kelompok preman yang sering nongkrong di Terminal Ciroyom Bandung.

Hal itu diakui oleh kedua pelaku A (45) dan B (26), mereka mengatakan sempat meminta uang sebesar 10 ribu rupiah kepada korban, namun korban hanya memberi 2 ribu rupiah.

"Saya dikasih uang 2 ribu rupiah dan saya jarang malak, baru kali ini lagi. Korban memukul ke kawan saya (B), melihat temennya dipukul akhirnya ikutan mukul juga yang menyeret korban ke pinggir. Saya bekerja sebagai cleaning service di rumah sakit," ungkapnya kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung, Jumat (15/5/2015).

Selanjutnya B (26) mengatakan, supir angkot (korban) memukul duluan sehingga kawan - kawannya melakukan perlawanan. "Reflek liat dipukul temen - temen, saya langsung turun bantuin mukulin korban. Kalau yang mukul pake benda tumpul temen saya yang sekarang kabur. Saat kejadian kami semua sedang minum anggur ginseng," paparnya.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 351 ayat 3 Jo Pasal 170 ayat 3e Jo Pasal 338 KUHP, mengenai penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang secara bersama - sama di muka umum. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,