Tersangka Kasus Mandat Palsu Golkar Jadi 4 orang

Tersangka Kasus Mandat Palsu Golkar Jadi 4 orang

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Dua tersangka baru dalam kasus pemalsuan surat mandat untuk hadir di Musyawarah Nasional IX Partai Golkar Kubu Agung Laksono di Ancol, Jakarta, ditetapkan Mabes Polri.
 
Penetapan dua tersangka baru tersebut menambah jumlah tersangka menjadi empat orang, di mana sebelumnya dua tersangka telah ditetapkan, yakni Hasbi Sani selaku Ketua DPD Pasaman Barat dan Dayat Hidayat sebagai Sekretaris DPD Golkar Pandeglang.
 
"Kasus dugaan pemalsuan surat mandat palsu Golkar, ada dua tersangka baru. Dengan dua tersangka sebelumnya, sehingga total tersangka menjadi empat orang," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/5/2015).
 
Menurut Agus, dua tersangka baru itu yakni Mochmmad Juli dan Suhardi. Berdasarkan informasi, Mochamad Juli diketahui mantan anggota DPD Golkar Lebak, Banten dan Suhardi dari DPD Golkar Tangerang. Kedua orang itu pun rencananya akan dipanggil penyidik Bareskrim pada hari ini, namun hingga siang ini mereka belum hadir memenuhi panggilan.
 
"Apabila mereka datang akan kita periksa kalau enggak datang kita panggil lagi," tegas Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Herry Prastowo.
 
Keempat orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas laporan dari Zoerman Manaf, selaku Ketua DPD Partai Golkar Jambi dengan LP No.  289/III/2015/Bareskrim tanggal 11 Maret 2015 lalu. Mereka terbukti melakukan pemalsuan surat dan dikenakan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, ancaman enam tahun penjara. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:,