15 Saksi Kasus Gubernur Riau Diperiksa KPK

15 Saksi Kasus Gubernur Riau Diperiksa KPK

Juru Bicara KPK Johan Budi

Pekanbaru  - Komisi Pemberantasan Korupsi telah memeriksa 15 saksi terkait kasus dugaan suap alih fungsi lahan dan suap proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dengan tersangka Gubernur Riau non-aktif Annas Maamun, serta pengusaha perkebunan Gulat Medali Emas Manurung.

"Kemungkinan akan bertambah, tergantung penyidik," kata juru bicara KPK Johan Budi di Pekanbaru, Sabtu (18/10) sore.

Johan mengatakan, belasan saksi tersebut terdiri atas pihak keluarga, pejabat perusahaan swasta dan ada dari kalangan pejabat pemerintah pusat dan pejabat pemerintah daerah.

Terakhir pada Jumat (17/10), penyidik KPK memeriksa isteri Annas Maamun, Latifah Hanum setelah sebelumnya juga diperiksa Bos Koran Riau, Edi Ahmad RM.

Dari pihak swasta lainnya, KPK juga telah memeriksa Direktur Utama Citra Hokiana Triutama, Edison Marudut Marsadauli, dan dari pejabat pemerintah daerah ada Supriadi selaku Kepala Seksi Tata Ruang Bappeda, Riau dan Ardesianto Kepala Seksi Inventarisasi dan Perpetaan, Dinas Kehutanan Riau.

KPK juga telah memeriksa sebagai saksi Triyanto selaku anggota Polri, yang juga ajudan Annas Maamun sewaktu aktif menjadi Gubernur Riau.

Kemudian telah diperiksa dua saksi dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Planologi Kementerian Kehutanan. Mereka adalah Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung Bambang Supriyanto dan Direktur Perencanaan Kawasan Hutan Masyhud.

Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap alih fungsi lahan dan suap lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum Riau, setelah 24 jam menjalani pemeriksaan penyidik di Gedung KPK, Jakarta. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:kpk,