Bagaimana Minat Baca Masyarakat di Hari Buku Nasional?

Bagaimana Minat Baca Masyarakat di Hari Buku Nasional?

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Hari Buku Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Mei, tampaknya kurang populer di masyarakat. Pasalnya, perkembangan teknologi saat ini telah membawa banyak perubahan bagi masyarakat. Munculnya internet yang memberikan kemudahan untuk membaca dan mengakses informasi lain, mengurangi daya baca buku di kalangan masyarakat.
 
Seperti diketahui, hari Buku Nasional dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nasional Abdul Malik Fadjar pada 17 Mei tahun 2010. Ide itu muncul guna memacu minat baca masyarakat. Dengan membaca seseorang akan mendapatkan banyak wawasan baru.
 
Andrie Wongso misalnya pernah mengatakan. "Saya dan kita semua sungguh beruntung dan patut berterima kasih kepada penulis buku. Mereka adalah para dermawan ilmu pengetahuan, pembuka jendela wawasan dunia, dan informasi bagi manusia, selain pembaca dan pembelajar” .
 
Sebagai generasi modern saat ini, masih banyak mahasiswa yang tidak lagi berminat untuk membaca buku, karena adanya jaringan internet dalam smartphone mereka. "Saya malah nggak tahu kalau ada hari buku, semoga buku nggak ditinggalin sih. Sebenernya lebih enak baca dari buku ketimbang baca di layar handphone. Lebih jelas aja isi dari buku itu,” aku Rizky (20 ), mahasiswa Unisba jurusan Jurnalistik. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,