DPRD Berharap US SD Tingkatkan APK

 DPRD Berharap US SD Tingkatkan APK

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat berharap hasil Ujian Sekolah (US) Sekolah Dasar/MI 2015 di Jawa Barat bisa berdampak pada peningkatan angka partisipasi kasar (APK) sekolah dasar.

"Walaupun Ujian Sekolah SD ini bukan penentu kelulusan, tapi kami berharap hasilnya nanti bisa berdampak pada APK SD. Bisa meningkatkan APK SD di Jawa Barat," kata Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Agus Welianto Santoso, di Bandung, Senin (18/5/2015).

Ia menuturkan,selama ini APK SD di Jawa Barat sudah di atas 100 persen namun diharapkan setiap tahunnya bisa terus meningkat atau bisa mempertahankanya dan jangan sampai mengalami penurunan.

"Kami ingin kualitas daripada mutu pendidikan di Jabar ini bisa terus meningkat sehingga APK SD hingga SMA-nya bisa terus meningkat," kata Agus.

Menurut dia, selama pelaksanaan Ujian Sekolah SD ini pihaknya juga turut memantau kegiatan tersebut.

"Kami sebagai mitra pemerintahan tentunya turut serta dalam mengawasi UN SMA, UN SMP dan Ujian Sekolah SD ini. Walaupun tidak secara langsung namun tetap kami awasi," kata dia.

Terkait pelaksanaan Ujian Sekolah SD ini, pihaknya berharap Dinas Pendidikan Jawa Barat bisa lebih mengawasi pendistribusian soal ujian sekolah ke daerah-daerah.

"Peserta Ujian Sekolah SD ini kan paling banyak dibanding SMA dan SMP. Jadi pendistribusian harus lebih hati-hati," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Barat, sebanyak 872.354 siswa SD/MI/SDLB dan sederajat tercatat akan mengikuti Ujian Sekolah SD di Jawa Barat.

"Jumlah pesertanya total ada 872.354 siswa dengan total sekolah penyelenggara ada 23.838 sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Hilman.

Jumlah tersebut, kata Asep, terdiri dari peserta sekolah dasar (SD) sebanyak 778.351 orang, peserta madrasah ibtidaiyah (MI) sebanyak 90.626, peserta dari sekolah dasar luar biasa (SDLB) 398 orang dan peserta dari Paket A sebanyak 2.979 orang. (AY)

.

Categories:Pendidikan,
Tags:pendidikan,