AAUII Desak Pemerintah dan DPR Bikin Payung Hukum Syiah

AAUII Desak Pemerintah dan DPR Bikin Payung Hukum Syiah

Gerakan penolakan ajaran Syiah di depan Gedung DPRD Jawa Barat. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Aliansi Aksi Umat Islam Indonesia (AAUII) meminta Presiden Jokowi – JK dan DPR membuat payung hukum yang jelas tentang penolakan aliran Syiah di Indonesia, karena aliran ini dinilai bukan hanya aktifitas keagamaan melainkan sudah masuk ke ranah politik. Ancaman yang dilakukan kaum Syiah di Indonesia bukan saja ditujukan kepada kaum Muslim melainkan keutuhan bangsa.

Menurut Koordiantor Lapangan dari Aliansi Aksi Umat Islam Indonesia, Hasan Farqi, kekuatan kantong  Syiah di Indonesia sudah bisa menembus utusannya untuk menjadi wakil di partai politik.

“Jika aliran Syiah tidak merapat ke partai politik pergerakan Syiah di Indonesia tidak akan kuat. Itulah yang dilakukan Syiah di Indonesia dengan merapat ke partai politik,” ucap Hasan saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jl. Diponegoro No. 27, Kota Bandung, Selasa (19/5/2015).

Aliasi Umat Islam Jawa Barat dan beberapa Ormas Islam meminta DPRD Jawa Barat membuat payung hukum yang jelas untuk mempersempit gerak mereka.

“Pergerakan Syiah di Indonesia khususnya di Jawa Barat sudah cukup memprihatinkan, soalnya mereka sudah masuk ke segala bidang kemasyarakatan. Bidang kepemudaan, majelis taklim, dan unsur pendidikan sudah banyak yang diasupi ajaran Syiah,” papar Hasan.

Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung terbilang daerah yang strategis untuk penyebaran ajaran Syiah, seperti di wilayah Kecamatan Cimenyan, Ciwidey ajaran ini pesat berkembang.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,