Mulai Juni, Mobil Pribadi Dipungut PPN di Jalan Tol

Mulai Juni, Mobil Pribadi Dipungut PPN di Jalan Tol

ilustrasi. (Net)

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya siap merealisasikan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen, atas jasa jalan tol bagi kendaraan pribadi. Pajak tersebut akan mulai diberlakukan Juni 2015. 
 
Menurut Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito, dirinya telah berdialog dengan para pengusaha dalam penetapan tarif PPN jalan tol bagi kendaraan tertentu tersebut. "Intinya, untuk mobil besar (golongan II) yang mengangkut kebutuhan rumah tangga tolong jangan dikenakan, karena itu akan berdampak pada kenaikan harga. Namun untuk mobil pribadi, oke," katanya di Jakarta, Selasa (19/5/2015).
 
Penerapan tarif PPN jalan tol 10 persen, lanjut Sigit akan bersamaan dengan rencana kenaikan tarif tol dari PT Jasa Marga Tbk. Setiap ruas tol mengalami kenaikan pada bulan-bulan berbeda. "Nanti Juni diterapkan, itupun untuk ruas tol tertentu. Kita lihat rencana Jasa Marga, ruas mana yang naik tahun ini dan ruas mana yang naik tahun depan, karena ada kenaikan dua tahun sekali," tegasnya. 
 
Pengenaan PPN tol tersebut akan diatur dan direvisi, sehingga Sigit menyanggah jika tertundanya PPN jalan toll dianggap gagal. Dia berdalih, seluruh aturan harus dibicarakan dengan dunia usaha atau asosiasi. "Kita harus ramah dengan masyarakat, tidak mau menghancurkan dunia ekonomi dan investasi. Kita ingin Wajib Pajak tetap beli dan tetap belanja. Kalau ada aturan yang merusak, kita coba tarik dan mundurkan," tambah Sigit. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,