Malaysia akan Pulangkan 1.000 Pengungsi Bangladesh

Malaysia akan Pulangkan 1.000 Pengungsi Bangladesh

Para pengungsi mendapat pertolongan dari pihak berwenang Malaysia di Langkawi.(Foto:BBC)

Kuala Lumpur - Lebih dari 1.000 pendatang warga Bangladesh yang mendarat di Langkawi, Kedah, Malaysia, akan dipulangkan ke negara asal setelah semua urusan dokumentasi mereka selesai.

Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Dr Wan Junaidi Tuanku Jaafar mengatakan sebanyak 400 pelarian Rohingya yang juga mendarat di pulau wisata itu akan diserahkan kepada badan pengungsi PBB, UNHCR untuk tindakan lanjut.

"Pendatang Bangladesh akan kita pulangkan ke negara asal mereka. Sementara sisanya 400 pelarian Rohingya dari Myanmar, terserah kepada UNHCR apakah akan memberi mereka status pengungsi atau sebaliknya termasuk menyerahkan para pengungsi itu ke negara ketiga," katanya seperti dikutip berbagai media setempat di Kuala Lumpur, Rabu (20/5/2015).

Sebanyak 1.158 warga Bangladesh dan etnik Rohingya dari Myanmar mendarat secara ilegal di pulau tersebut pada Senin (15/5).

Wan Junaidi mengatakan, isu pengungsi Rohingya dari Myanmar perlu ditangani pemerintah negara tersebut, dan bukan di bawah kewenangan Malaysia atau ASEAN.

Ia juga mempertanyakan sikap peraih Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi yang dianggap sebagai tokoh demokrasi tetapi berdiam diri dalam isu Rohingya.

"Kita berhadapan dengan membludaknya jutaan pendatang asing tanpa izin dalam sektor pekerjaan. Maukah masyarakat setempat berhadapan dengan masalah sosial dan berbagai jenis penyakit yang dibawa pendatang ilegal.

"Saya memberi isyarat jelas bahwa pendatang asing tidak disambut di negara ini dan isu pelarian Rohingya adalah masalah Myanmar," katanya. (AY)

.

Categories:Internasional,