Mentan Sidak Beras Plastik di Bogor

Mentan Sidak Beras Plastik di Bogor

Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan Inspeksi mendadak beras bersama dengan Kementerian Perdagangan serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/5/2015).(Foto:CNN)

Cibinong - Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan Inspeksi mendadak beras bersama dengan Kementerian Perdagangan serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/5/2015).

"Saya jamin harga dan pasokan beras aman menjelang puasa," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Cibinong.

Ia mengatakan harga beras terkendali di dalam negeri dan pasokannya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang biasanya melonjak selama bulan puasa.

"Juni nanti akan ada panen dari 1,39 juta hektare sawah," katanya.

Kementeri Pertanian, Kementerian Perdagangan, sertaKementerian Koprasi dan UKM hanya datang ke Pasar Cibinong sekitar 10 menit dan berbincang dengan beberapa pedagang beras. Tetapi pada saat sidak tidak ditemukan beras palsu di Pasar Cibinong.

Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan akan menurunkan tim ke seluruh pasar dan tempat pengepul beras di Kabupaten Bogor untuk menjaga beras tetap aman dan tidak ada yang bercampur beras plastik.

"Memang informasi beras palsu cepat menyebar luas di masyarakat," katanya.

Namun, kata dia, masyarakat diharapkan tenang dan tidak mengambil jalan cepat karena tim dari Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil tindakan cepat.

"Tim sedang melakukan identifikasi di lapangan sekarang," katanya.

Ia menyatakan tim bukan hanya melakukan indentifikasi beras palsu tetapi mie tradisional juga jadi target utama. Karena sudah semakin banyak mie yang mengandung formalin beredar di Kabupaten Bogor.

"Saya berharap masyarakat bisa cepat melaporkan jika melihat ada beras palsu dan mi berformalin yang dijual bebas," katanya.

Ia mengatakan akan secepatnya menurunkan tim identifikasi ke lapangan agar barang-barang yang tidak layak konsumsi tidak beredar bebas di Kabupaten Bogor. Khusus di bulan ramadan nanti Pemkab Bogor tidak akan membatasi mie tradisional masuk ke Kabupaten Bogor untuk menghindari masuknya mie berformalin di Kabupaten Bogor. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:daerah,