Tiga Biro Resmi Terlibat Penelantaran Jemaah Umrah

Tiga Biro Resmi Terlibat Penelantaran Jemaah Umrah

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta - Kementerian Agama memastikan biro perjalanan umrah yang menelantarkan jemaah di Arab Saudi ilegal atau tidak berizin, yang diduga bekerjasama dengan travel resmi.

"Memang tidak berizin. Tidak mungkin mereka bisa melaksanakan perjalanan (umrah), kalau tidak menggandeng dari provider yang bisa," kata Dirjen PHU Kemenag, Abdul Jamil di Jakarta, Kamis (21/5).

Menurut Abdul, travel resmi tersebut diduga membantu untuk memberangkatkan jemaah umrah dan menyediakan visa. "Tiga biro umrah resmi yang diduga terlibat, yakni yang berinisial MT, GE dan TM," kata Abdul Jamil.
 
Mengenai jemaah yang masih telantar, Jamil mengaku telah menurunkan tim khusus untuk membantu kepulangan mereka. Sedangkan untuk biro umrah resmi akan diberikan sanksi. "Yang tidak resmi akan langsung kami laporkan ke Bareskrim Polri," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 49 jemaah umrah tidak bisa pulang ke Indonesia. Mereka tertahan di Jeddah, Arab Saudi, karena paspor mereka ditahan travel berinisial JMBI. Mereka masih menunggu kepastian untuk dipulangkan ke Indonesia. Harusnya di Arab Saudi 9 hari, tapi hingga hari ke-15 mereka belum juga kembali ke Tanah Air. Ada beberapa jemaah yang sepuh sudah sakit- sakitan.

Paspor jemaah hingga saat ini masih dipegang hotel setempat. Paspor ditahan karena diduga pihak travel belum melunasi seluruh pembayaran akomodasi para jemaah. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,