UMKM di Bandung Masih Jalan di Tempat

UMKM di Bandung Masih Jalan di Tempat

Bandung – Meningkatnya jumlah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Kota Bandung perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemkot Bandung. Pasalnya, meski jumlah UMKM terus bertambah setiap tahunnya, namun secara ekonomi UMKM di Kota Bandung masih terlihat jalan di tempat.

 

Menurut aktivis Perkasa (Persatuan Pengrajin Kaos Sablon Suci) yang juga pemerhati UMKM, Ade Dewa, pelaku UMKM di Kota Bandung saat ini sudah mencapai ratusan ribu usaha, namun mereka masih terlihat lemah karena belum miliki jaringan pemasaran.

 

“Pemkot Bandung seharusnya membantu dan memperhatikan para pelaku UMKM di Bandung agar mereka punya pangsa pasar. Pemkot Bandung tolonglah bantu cari pangsa pasar buat masing-masing jenis UMKM yang ada. UMKM di Bandung banyak dari kuliner, sandang, dan kerajinan atau produk seni,” seru Ade Dewa saat ditemui di daerah Suci, Kota Bandung, Jumat (22/5/2015).

 

Sampai sekarang kata Ade Dewa, Pemkot Bandung belum memiliki konsep yang jelas tentang pemasaran yang diperlukan oleh para pelaku UMKM.

 

“Pelaku UMKM di Bandung sekarang kebanyakan mencari pangsa pasar sendiri-sendiri, mereka ada yang ikut pameran, jual lewat toko online dan social media, atau sekedar buka galeri atau showroom,” katanya.

 

Saat ini UMKM di Kota Bandung terlihat berjalan di tempat karena sebagian besar mereka kurang berkembang dalam jaringan pemasaran. Jaringan pemasaran sangat diperlukan untuk meningkatkan pendapatan dan roda ekonomi pelaku UMKM Kota Bandung. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,