Gunungan Festival Semarakkan Kota Baru Parahyangan

Gunungan Festival Semarakkan Kota Baru Parahyangan

Bandung - Gunungan Festival yang dikemas dalam "Festival Seni Topeng dan Wayang 2015" yang digelar di Bale Pare Kota Baru Parahyangan, 22-24 Mei 2015 menjadi kalender budaya sekaligus daya pikat wisata di Kabupaten Bandung Barat.

"Gunungan Festival merupakan ajang silaturahim kapangan penggiat, peminat dan penikmat kesenian topeng dan wayang. Pada kegiatan ini kami berupaya untuk menyampaikan pesan budaya ke ranah publik dunia," kata Manager Marketing Kota Baru Parahyangan yang juga Penyelenggara Gunungan Festival Raymond Hadipranoto di Bandung, Jumat (22/5/2015).

Ia menyebutkan, festival seni topeng dan wayang itu merupakan kegiatan rutin yang selalu hadir setiap tahun di kawasan Kota Baru yang berlokasi di Padalarang Kabupaten Bandung Barat itu.

"Seni topeng dan wayang merupakan kekayaan seni budaya Indonesia yang memiliki bernilai tinggi, dan pelestariannya merupakan sebuah kewajiban," katanya.

Tahun ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan Gunungan Festival, dengan konsep yang terus dilengkapi. Sejumlah pertunjukan seni topeng dan wayang akan dimunculkan pada kegiatan itu.

Sejumlah pakar, pemerhati, akademisi, pelaku seni topeng dan wayang serta stakeholder lainnya hadir pada ajang yang akan berlangsung selama tiga hari atau mulai Jumat hingga Minggu lusa.

Bahkan pada penyelenggaraan Gunungan Festival keempat ini, juga mejadi media bagi para penyair, perupa serta seniman instalasi untuk mengekspresikan ide dan pemikirannya pada ajang itu.

"Tahun ini kami juga membuat segmen worldmusic dimana genre ini berhubungan erat dengan tradisi yang masyarakat di sekitarnya," katanya.

Sementara itu pementasan itu, dari kategori wayang menampilkan Wayang Pring yang dibawakan oleh seniman Sri Widodo, kemudian kolaborasi wayang golek dan wayang kulit dengan dalang Riswa dan Rasito.

Sedangkan pada hari Sabtu, sejumlah wayang akan dimainkan yakni wayang Potehi oleh Gudo Jombang, Wayang Pepadi Kota Bandung, wayang sampah yakni wayang yang terbuat dari barang bekas. Akan hadir pula wayang elektrik I Made Sidia dan Wayang Hihid karya Ade Suarsa. Pada Minggu akan tampil Wayang Kancil dari padepokan seni Sarotama dan Wayang Jurnalis.

Gara Gara Topeng mewarnai pentas seni topeng pada Jumat malam dengan menampilkan Jami Yeland, Jan Tyczkowski, Eva Bubla dan Linda Vitolo.

Selain itu sejumlah seniman yang menggunakan properti boneka juga akan tampil pada ajang itu seperti Ria Enes dengan boneka Susan, pendongeng PM Toh yang selalu membawa properti saat mendongeng termasuk boneka, Topeng Ireng serta lainnya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,