Puluhan Mahasiswa STPB Ternyata Keracunan Toksin

Puluhan Mahasiswa STPB Ternyata Keracunan Toksin

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung-  Sempat diberitakan puluhan mahasiswa keracunan nasi sintetis, ternyata mahasiswa yang menjadi panitia Wisuda Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung(STPB) diduga keracunan nasi yang terkontaminasi toksin.
 
 Pembantu Ketua I Bidang Akademik STPB, Ganef Pah di STPB Jalan Setiabudhi, Jumat sore(22/5/2015),  mengatakan jika keracunan makanan tersebut juga dialami oleh beberapa karyawan STPB yang ikut mengonsumsi makanan tersebut.
  
 “Pada saat ini sekitar pukul 12-an beberapa orang mahasiswa dan karyawan yang merupakan bagian dari panitia wisuda mengalami pusing dan beberapa orang di antaranya muntah. Saat itu juga panitia bersama manajemen STPB melakukan tindakan penanganan dengan membawa mereka ke RS Advent Jalan Cihampelas. Dan kejadian itu terus terjadi hingga sore hari, pernyataan dokter saat itu para mahasiswa dan karyawan itu dikarenakan keracunan,” ujarnya.
 
 Dari hasil penelusuran sementara dikatakan Ganef, keracunan itu disebabkan toksin yang berasal dari makanan saat dikonsumsi oleh sebagian panitia dan karyawan. “Kami memang memesan makanan untuk pihak panitia di luar kampus,” paparnya.
 
 Jumlah keseluruhan panitia yang dibawa ke rumah sakit menurutnya. ada 53 orang, terdiri dari 47 mahasiswa dan 6 karyawan.  “Setelah penanganan di UGD RS Advent pada malam harinya 37 mahasiswa diperbolehkan pulang dan sisanya 16 orang masih dirawat inap untuk pemulihan kondisi kesehatan, dan tadi siang seluruhnya sudah diperbolehkan pulang. Pihak STPB juga menanggung biaya pengobatan sepenuhnya,” paparnya.
 
  Bahkan dijelaskan Ganef pihaknya langsung berkoordinasi dengan  Polsek Cidadap untuk melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan melibatkan juga Dinas Kesehatan Kota Bandung dan BPOM.
 
 Sejauh ini diungkapkannya, pihaknya sudah dimintai keterangan termasuk penjual makanan oleh pihak kepolisian, bahkan sampel makanan juga sudah langsung diambil saat itu, dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak terkait.
 
“Kepada orang tua mahasiswa, mahasiswa dan karyawan yang terkait, pimpinan STPB memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut, semoga menjadi pelajaran berharga bagi kami,” katanya.(AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:,