Wakil Ketua KPK, Istri Pendorong Suami Korupsi

Wakil Ketua KPK, Istri Pendorong Suami Korupsi

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung- Salah seorang yang dapat mendorong suami melakukan korupsi adalah istri, bahkan istri menjadi seorang yang paling aman dalam menyimpan harta hasil korupsi. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Andan Pandu Praja di Gedung Sate, belum lama ini.

 “Oleh karenanya ketika ada penandatangan pakta integritas maka istri harus ikut menandatangani, karena salah satu faktor kuat biasanya suami melakukan korupsi karena ada desakan dari istri atau keluarganya,” paparnya.

 Dijelaskannya,  dengan istri ikut menandatangani pakta integritas Kepala Daerah, selain ter-ekspose, secara moral akan menginternalisasi dirinya agar berkomitmen mendorong suaminya jangan korupsi.

 “Peranan intervensi sang istri ini memang punya dampak tersendiri. Untuk itu, kami ada program perempuan anti korupsi saat ini di KPK,” jelasnya.

 Ia berharap dengan demikian ada peran aktif seorang istri bisa terminimalisir agar tindakan korupsi tidak dilakukan oleh para penyelenggara negara.

 “Orang bisa tidak korupsi kalau dicegah sejak dini dengan penerapan nilai anti Korupsi. Sehingga ketika Istri ikut tanda tangan dan berkomitmen cegah Korupsi, semoga mampu melahirkan regenerasi anti korupsi di keluarganya,” pungkasnya.(Ode)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,