Sop Buntut Pak Iing Dagingnya Tetap Merah Berselera

Sop Buntut Pak Iing Dagingnya Tetap Merah Berselera

Sop Buntut Pak Iing foto Wa Ode

Bandung- Kota Bandung dikenal dengan banyak predikat. Sejak dulu sudah terkenal sebagai kota kembang karena para mojangnya yang cantik-cantik. Disamping itu tebaran bunga di Kota Bandung ikut mengharumkan kota ini. Kini  kota yang dijuluki Parijs Van Java ini juga disebut sebagai kota kreatif, kota film, kota fesyen, dan yang paling kondang Bandung dikenal dengan kota kulinernya yang enak-enak sehingga membuat para wisatawan mampir ke kota ini. 
 
Kemana saja kita melangkah, pasti bertemu dengan kafe, resto, warung dan entah apalagi namanya. Semuanya menjajakan makanan yang khas dan enak untuk disantap. Salah satu resto yang barangkali jangan sampai dilewatkan adalah kehadiran resto khusus menyajikan Sop Buntut. Namanya Sop Buntut Pak Iing di Jl Pelajar Pejuang 104 Bandung. 
Namanya khas Bandung banget dan jika berada di resto Pak Iing ternyata kita tidak  melulu disajikan Sop Buntutnya yang khas itu tetapi  juga di tempat ini menyajikan makanan lain seperti Ayam Kremes, Iga Bakar, Sop Iga, dan lainnya.
 
Menurut Bagus Karyanegara, mengambil nama Sop Buntut Pak Iing, ini terilhami dari nama sang ayah tercinta. "Ya sebagai anak, rasanya mengabadikan nama ayah bisa dikatakan sebagai bentuk penghormatan untuk ayah yang masih ikut merasakan kehadiran resto ini, tetapi bukan namanya yang kami ingin tawarkan, melainkan rasa dari Sop Buntut Pak Iing sangat berbeda dengan sop buntut yang sudah ada di Kota Bandung," ujar Bagus Karyanegara selaku Pimpinan Resto Sop Buntut Pak Iing disela-sela kesibukannya menjamu tamu-tamu yang hadir di restonya, Sabtu (23/5/2015). 
 
Ketertarikan Bagus untuk terjun di bisnis kuliner berawal dari pertemanannya dengan Asep yang juga orang Bandung tetapi punya keahlian masak memasak. Sebagai Chef, Asep meyakinkan pada Bagus, kalau sop buntutnya bisa bersaing dengan sop-sop buntut yang sudah ada di Kota Bandung. Bagus pun tertarik dan membuktikan dan merasakan hasil olahan Asep. Gayung bersambut, dan hadirlah Sop Buntut Pak Iing sejak hari ini.   
 
"Kami lalu kerja sama, aku yang keluarin modal sedangkan Asep bertanggungjawab penuh di dapur, jadilah seperti saat ini, saya yakin  siapa yang tidak suka akan makanan? Membuka warung atau apapun namanya, yang penting enak dulu masakannya, baru kemudian memperhatikan yang lainnya sebagai pelengkap," kata Bagus meyakinkan.
 
Ditanya apa yang membedakan secara prinsip dengan sop buntut lainnya? Menurut Bagus, rasanya yang khas serta         
cara memasaknya harus juara. "Untuk membedakannya secara prinsip yakni dari dagingnya akan tetap merah tetapi lunak dan beraroma khas sop buntut. Penyajiannya pun bukan di mangkok seperti kebanyakan, tetapi kami mewadahinya dari bahan stenles pilihan agar panas sop buntut tetap terjaga lama dan satu lagi tidak merubah rasa, saat mengunyah dagingnya akan empuk," papar Bagus yang hari itu juga berulang tahun. 
 
Bagus memang tidak asal ucap, ia lebih menyerahkan kepada pengunjung untuk merasakan sop buntut buatan Asep ini. Resikonya Anda harus meluangkan waktu untuk datang ke Jl Pelajar Pejuang 104  Bandung untuk mendapatkan rasa yang berbeda. Akan tetapi secara umum bila Anda berniat membuat sop buntut bisa juga mencoba dengan langkah-langkah berikut ini.
 
 
Bahan-bahan
 
a.1 kilogram buntut sapi, potong-potong menurut ruasnya
b. 2.5 liter air untuk merebus
c. 3.5 cm kayumanis
d. 3 butir cengkih
e .4 siung bawang putih, memarkan
f .1 butir biji pala, pecahkan
g. 3 batang daun bawang, potong 2 cm
h. 4 batang seledri, ikat simpul
i. 100 gram wortel, iris melintang 11/2 cm
y. 100 gram kentang, potong dadu 2 cm
k. 1.5 buah tomat, iris 8 bagian
l.  2 sdt garam
m.1.5 sdt merica bubuk (sesuai selera)
n. 100 ml minyak goreng
o. Bawang goreng untuk taburan
 
 
Cara membuat
  1. Cuci bersih potongan buntut sapi, lalu rebus dengan air dalam panci selama 15 menit hingga mendidih. Angkat, buang air perebusnya. Siram buntut dengan air dingin.
  2. Rebus kembali buntut dengan air dingin hingga mendidih, tambahkan kayu manis, cengkih, bawang putih, dan biji pala.
  3. Setelah buntut empuk, ukur kaldunya hingga 1 liter, jerang kembali di atas api. Masukkan wortel dan kentang, masak hingga matang. Tambahkan daun bawang, seledri, tomat, garam, merica. Aduk dan masak hingga wortel dan kentang matang.
  4. Tuangkan sop buntut ke dalam mangkok saji, hidangkan hangat. Tidak sulit kan?(Ode)**
.

Categories:Kuliner,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait