Awas.. Razia Mesum bagi PNS & Pelajar Jelang Ramadan

Awas.. Razia Mesum bagi PNS & Pelajar Jelang Ramadan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Mataram - Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengintensifkan razia terhadap hotel dan penginapan, yang kerap dijadikan sebagai tempat mesum bagi pasangan bukan suami istri.
 
Sedikitnya 3 peleton pasukan dari unit Sabhara Polres Mataram diterjunkan, untuk menyisir sejumlah hotel dan tempat penginapan. Polres Mataram membagi 3 tim, yang menyebar memasuki tiap tempat penginapan. Sedikitnya 15 pasangan yang bukan suami istri kepergok sedang berduaan di kamar. Terdapat 3 pasangan dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 4 pasangan masih berstatus sebagai pelajar. Sementara pasangan lainnya mengaku sebagai pengangguran.
 
Menurut Kepala Satuan Sabhara Polres Mataram, AKP Taufik, terdapat 9 hotel dan losmen yang menjadi sasaran utama karena disinyalir kerap dijadikan tempat mesum kalangan muda-mudi bukan suami istri.  "Dari hasil pantauan kami, 9 tempat penginapan yang menjadi fokus. Alasannya karena banyak laporan dari masyarakat," ujar Taufik.
 
Operasi tak sepenuhnya berjalan mulus, beberapa kali pihak hotel mencoba menghalang-halangi polisi yang akan melakukan penggeledahan. Di antaranya dengan berpura-pura menanyakan izin operasi atau surat perintah dari kepolisian. "Sudah jelas semuanya, kami melaksanakan operasi dengan membawa surat perintah resmi. Jika saja pihak hotel tetap menolak atau menghalangi kami melakukan razia, pihak hotel akan kami amankan juga," katanya.
 
Hasil operasi itu lanjut Taufik, didominasi kalangan pelajar yang bermalam mingguan. Beberapa di antaranya mengaku hanya sebagai pengunjung, teteapi meeka tidak bisa menunjukkan kartu identitas diri. "Tetap kami bawa apapun alasannya. Muda-mudi ini didapati berduaan di dalam kamar tanpa ada status perkawinan atau hubungan keluarga," tegas Taufik.
 
Selain merazia pasangan mesum bukan suami istri, polisi juga menyita 5 dus minuman keras beralkohol dari beberapa hotel, yang tidak bisa menunjukkan izin penjualan. Penyitaan minuman beralkohol ini juga berdasar peraturan walikota yang menyatakan, selain tempat hiburan, minuman keras tidak boleh diperjualbelikan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,