Soal Polemik Kampus Bodong, Menristek Bisa Dipolisikan

Soal Polemik Kampus Bodong, Menristek Bisa Dipolisikan

kampus STIE Adhy Niaga

Bekasi -  Buntut merasa dipermalukan atas tuduhan mengeluarkan ijazah palsu sampai disidak oleh Menristek dan Dikti Muhammad Natsir, pada Kamis lalu, pihak Kampus STIE Adhy Niaga yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Medan Satria, Kota Bekasi akan menempuh jalur hukum, sebagai buntut.
 
Pihak kampus yang dipimpin Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Adi Firdaus, menganggap sidak yang dilakukan Menristek dan Dikti, Muhammad Natsir itu tidak sesuai prosedur. Pasalnya, hal tersebut dilakukan pada saat proses belajar mengajar tengah berlangsung.
 
"Kami merasa prosedur sidak  yang dilancarkan Menristek tidak sesuai. Pada saat sidak itu juga menteri sampai menghentikan pelaksanaan proses belajar mengajar," kata Adi, Minggu (24/05/2015).
 
Mengenai adanya tuduhan sebagai kampus bodong yang melakukan jual beli ijazah, Adi pun membantah tegas hal tersebut, Sebab selama berdirinya kampus, para mahasiswanya harus menjalani studi sebelum mendapatkan ijazah.  "Rata-rata mahasiswa di sini karyawan, dan untuk yang regulernya hanya beberapa persen saja," katanya.
 
Sementara itu, saat diminta data-data mahasiswanya dan tidak bisa menyiapkan, Adi beralasan pada saat Menristek dan Dikti datang ke kampus tersebut dalam kondisi berantakan, sehingga data-data belum dirapikan.  "Menteri datang pada saat kondisi kampus berantakan karena sedang dalam pembangunan gedung baru yang ada di bagian belakang," tegassnya.
 
Menurutnya, proses hukum yang akan dilakukan pihaknya itu dengan cara melapor ke Polda Metro Jaya, atas tuduhan Menristek dan Dikti kepada kampus yang dipimpinnya itu. "Kami sedang mempersiapkan diri untuk jalur hukum yang akan dilakukan," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,