Mantan Pimpinan BPR Sumedang Divonis 4 Tahun

Mantan Pimpinan BPR Sumedang Divonis 4 Tahun

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Terdakwa  mantan Pimpinan Cabang BPR Sumedang Dadang Rachman Arifin, divonis  Majelis Hakim yang dipimpin Siti Suryati dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda 200 juta subsidair 3 bulan. Terdakwa terbukti bersalah setelah merugikan negara Rp 300 juta lebih dalam dakwaan primair.


Terdakwa juga dihukum uang pengganti sesuai kerugian negara. Apabila tidak dibayar, hukuman terdakwa ditambah 4 bulan kurungan. Pantauan CikalNews.com, mantan  Pimpinan Cabang BPR Sumedang terlihat tertunduk, mendengar putusan majelis hakim. Vonis itu lebih lama 2 tahun dibandingkan dengan tuntutan Jaksa penuntut umum hanya 2 tahun dalam dakwaan subsidair Pasal 3.

"Perbuatan tipikor Dadang melalui kredit macet, melanggar Pasal 2 jo Pasal 18 Undang-Undang No. 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001, tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1)ke 1 KUHP," kata JPU Anton di ruang sidang Tipikor Pengadilan Negeri, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Senin (25/5/2015) sore.

Dadang Rachman Arifin, Pimpinan PD BPR cabang Darmaja telah bekerja sejak tahun 1992. Mengabdikan hidupnya selama 23 tahun, dengan dedikasi dan prestasi baik, untuk kemajuan PD BPR Sumedang.

Terdawa telah mengakui kesalahan dan menyesal menyimpang otoritasnya mengajukan pinjaman, dengan mengatasnamakan nasabah atau debitur. Meski komit untuk melunasInya dengan menunjukkan itikad baik. namun berakibat kredit macet sekitar 300 juta rupiah.

Menanggapi putusan hakim, penasihat hukum terdakwa Satrianta Sembiring menyatakan pikir - pikir dahulu. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,