22 Rumah Warga Saritem yang Disegel Dibuka

22 Rumah Warga Saritem yang Disegel Dibuka

kawasan lokalisasi Saritem.(Net)

Bandung - Pihak kepolisian akhirnya membuka segel (garis police line), yang telah dipasang pada sekitar 22 rumah warga Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Saritem Kota Bandung. Pasalnya, ada pertimbangan di mana warga tidak bisa melakukan aktifitas sehari - hari bila rumah disegel.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Andir Kota Bandung Kompol Benny Bathara kepada wartawan di Polsek Andir, Senin (25/5/2015) malam. "Dari 54 rumah yang disegel, ada 22 rumah warga yang sudah dibuka. Kita buka segel tapi dengan perjanjian rumah - rumah tersebut tidak boleh digunakan lagi sebagai tempat prostitusi," ungkapnya.

Ditanya mengenai tuntutan warga yang menyatakan protes meminta keadilan, tempat - tempat hiburan seperti SPA dan karaoke ikut ditertibkan, dia menegaskan pihak kepolisian telah merazia beberapa lokasi tersebut.

"Sudah kita lakukan razia di lokasi seperti SPA dan tempat karaoke hanya warga tidak tahu. Selain lokasi tersebut, kos -kosan juga telah dilakukan razia dibantu oleh pihak Satpol PP Kota Bandung. Sebagian yang terbukti ada indikasi prostitusi telah kita tindak," jelasnya.

Untuk masalah prostitusi dimana pun tempatnya pasti akan ditindak, baik yang berijin apalagi yang tidak berijin. "Tempat prostitusi pasti akan kami tindak, kalau SPA dan karaoke yang berijin tidak ditindak. Tapi kalau yang berijin pun terbukti ada praktik prostitusinya, pasti akan kami tindak tanpa basa - basi," paparnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,