JAPI Gelar Aksi Tolak Obat-obatan WTO

JAPI Gelar Aksi Tolak Obat-obatan WTO

Japi Gelar Aksi demo, tolak kerjasama kesehatan dengan WTO terkait obat obatan yang merugikan masyarakat, Selasa (21/10/2014)

Bandung - Jaringan Aksi Perubahan Indonesia (JAPI) menggelar aksi unjuk rasa menolak  perjanjian antara  World Trade Organitation (WTO) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat  terutama dalam sektor kesehatan, karena obat-obatan tersebut dianggap merugikan masyarakat.

Aksi tersebut digelar di Depan Gedung Sate dan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (21/10/2014) siang.

Koordinator aksi wilayah Provinsi Jawa Barat, Dion Nuryadi menuturkan, aksi ini akan digelar secara serempak di 12 provinsi. Aksi di depan Gedung Sate dan Kantor DPRD Jabar yang diikuti oleh 9 kabupaten/kota, yaitu Cirebon, Cianjur, Sukabumi, Garut, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Bekasi, Tasikmalaya.

"Aksi ini turun dari 9 kabupaten/kota di Jawa Barat khususnya untuk menolak WTO dan TRIPs, karena ada kausal di dalam WTO yaitu masalah TRIPs yang terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)," ujarnya kepada wartawan.

Menurut data yang diperoleh, Lanjut Dion  Indonesia telah  membeli obat dari luar, yang 0,5% per butirnya dari obat itu harus dibayarkan ke pihak WTO. Sedangkan, peruahaan Farmasi di Indonesia masih  sanggup untuk memproduksi namun bantuan atau subsidi dari pemerintah tidak cukup.

"Oleh sebab itu, kami mendorong pemerintahan Jokowi-JK memfasilitasi semua anggaran termasuk maslah ini, karena ini demi kedaulatan bangsa, kesehatan rakyat itu juga harus diperjuangkan," tutupnya. (Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,